Dulu Menumpang Tetangga, Kini Puluhan Keluarga di Kaltim-Kaltara Dapat Listrik Gratis dari PLN

Program penyalaan listrik tersebut dilakukan pada Rabu (4/3/2026) sebagai bagian dari inisiatif sosial PLN untuk memperluas akses energi bagi masyarakat kurang mampu. (Foto: PLN Kaltimra)

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Sebanyak 60 rumah keluarga prasejahtera di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara kini dapat menikmati listrik secara mandiri melalui program Light Up The Dream (LUTD) Ramadan 1447 Hijriah dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Program penyalaan listrik tersebut dilakukan pada Rabu (4/3/2026) sebagai bagian dari inisiatif sosial PLN untuk memperluas akses energi bagi masyarakat kurang mampu.

Secara nasional, program Light Up The Dream Ramadan 1447 H menyalakan listrik bagi 2.500 rumah keluarga prasejahtera secara serentak di seluruh Indonesia. Program ini berasal dari donasi sukarela pegawai PLN yang ditujukan membantu masyarakat memperoleh sambungan listrik gratis secara aman dan legal.

Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Mely, ibu rumah tangga di Desa Tengin Baru, Kabupaten Penajam Paser Utara. Ia mengaku bersyukur karena keluarganya kini memiliki sambungan listrik sendiri.

“Alhamdulillah, terima kasih PLN. Akhirnya rumah kami bisa memiliki listrik sendiri berkat sambungan listrik gratis ini. Sebelumnya kami menumpang listrik ke tetangga dan harus membayar sekitar Rp100 ribu setiap bulan,” kata Melly.

“Dengan pekerjaan suami sebagai buruh harian lepas, biaya tersebut cukup berat bagi kami. Sekarang listrik di rumah sudah resmi tersambung sehingga lebih aman dan pengeluarannya juga lebih pasti,” tambahnya

Rasa syukur serupa juga disampaikan Fadhillah, warga Kelurahan Damai, Kota Balikpapan, yang turut menerima bantuan sambungan listrik melalui program tersebut.

“Terima kasih PLN. Saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga PLN selalu diberikan kesuksesan dan terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ucap Fadhillah.

Berbagi Kebahagiaan

General Manager PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli mengatakan program Light Up The Dream merupakan bagian dari komitmen PLN menghadirkan listrik yang merata bagi masyarakat.

“Di bulan suci Ramadan ini, PLN ingin berbagi kebahagiaan dengan menghadirkan listrik bagi masyarakat prasejahtera melalui program Light Up The Dream. Kami meyakini bahwa listrik bukan hanya penerang, tetapi juga energi yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya listrik, anak-anak dapat belajar lebih nyaman, aktivitas rumah tangga menjadi lebih mudah, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” jelas Chaliq.

Ia menambahkan, sejak program tersebut diluncurkan, PLN UID Kaltimra telah menghadirkan sambungan listrik bagi 1.162 rumah keluarga prasejahtera di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

“Melalui program ini dan dukungan berbagai pemangku kepentingan, kami berharap semakin banyak masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera, dapat menikmati listrik secara mandiri, aman, dan berkelanjutan. Semoga kehadiran listrik ini membawa kebahagiaan, kenyamanan, serta keberkahan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadan,” tutup Chaliq.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses