Dulu Sepi, Kini Ramai: Transaksi SPKLU PLN di Kaltim–Kaltara Melonjak Lebih dari 200 Persen

Transaksi SPKLU PLN di Kaltim–Kaltara Meroket, Naik Lebih dari 200 Persen
Pengguna kendaraan listrik di Balikpapan mengisi daya mobilnya di SPKLU PLN sambil menunjukkan aplikasi PLN Mobile yang memudahkan proses pengisian. Foto: PLN UID Kaltimra

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com,– Pengisian daya mobil listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara bukan lagi pemandangan langka. Sepanjang 2025, transaksi SPKLU PLN melonjak lebih dari 200 persen. Perubahan ini mulai terasa langsung oleh warga—lebih hemat, lebih praktis, dan makin mudah diakses.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) mencatat, pada 2024 jumlah transaksi SPKLU berada di angka 5.498 transaksi. Angka tersebut melonjak tajam menjadi 18.932 transaksi di tahun 2025.

Apa Kata Pengguna di Balikpapan?

Salah satu pengguna mobil listrik di Balikpapan, M. Samsi, mengaku merasakan langsung manfaat beralih ke kendaraan listrik, terutama dari sisi biaya.

“Sejak beralih ke mobil listrik pada Agustus 2025, pengisian daya di SPKLU PLN jauh lebih hemat daripada penggunaan bahan bakar kendaraan konvensional. Selain itu, proses pengisian daya yang cepat serta kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile turut mendukung mobilitas sehari-hari,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).

Ia juga mengapresiasi fasilitas SPKLU PLN, khususnya di area UP3 Balikpapan, yang dinilai nyaman dan mudah diakses. Samsi berharap ke depan jumlah SPKLU, terutama layanan fast charging, bisa ditambah, khususnya di Balikpapan Timur. Hal ini karena seiring bertambahnya waktu akan makin banyaknya pengguna kendaraan listrik.

Infrastruktur Bertambah, Konsumsi Energi Ikut Naik

Lonjakan transaksi juga diikuti peningkatan konsumsi listrik kendaraan listrik. Sepanjang 2025, konsumsi energi tercatat 468.762 kWh, naik signifikan dari 109.766 kWh pada 2024.

PLN mencatat jumlah SPKLU di wilayah kerja UID Kaltimra bertambah dari 71 unit menjadi 77 unit hingga akhir 2025. Penambahan ini membuat akses pengisian daya semakin dekat dengan aktivitas warga.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan lonjakan transaksi SPKLU menjadi indikator perubahan pola mobilitas masyarakat ke arah transportasi yang lebih ramah lingkungan.

“Pertumbuhan ini menunjukkan ekosistem kendaraan listrik di Kaltim dan Kaltara terus berkembang. Kepercayaan masyarakat terhadap layanan SPKLU PLN juga semakin kuat sebagai bagian dari transisi energi bersih,” jelasnya.

PLN UID Kaltimra, lanjut Chaliq, berkomitmen terus memperluas jaringan SPKLU, menjaga keandalan pasokan listrik, serta menghadirkan layanan digital yang makin mudah diakses melalui PLN Mobile.

“Kami ingin masyarakat semakin nyaman dan yakin untuk beralih ke kendaraan listrik,” pungkasnya.

PLN optimistis tren penggunaan kendaraan listrik akan terus meningkat, didukung kesadaran masyarakat terhadap transportasi ramah lingkungan serta komitmen pemerintah dalam pengembangan energi bersih nasional.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses