Empat Rumah Maggot Hadir di Balikpapan Kota, Kurangi Sampah dan Dongkrak Ekonomi Warga
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Camat Balikpapan Kota, Rosin Suparlan, meninjau progres pembangunan Rumah Maggot di sejumlah kelurahan pada Selasa (26/8/2025). Program ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Balikpapan untuk menekan timbulan sampah sekaligus memperkuat pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
Saat ini, pembangunan berlangsung di empat titik, yakni Kelurahan Prapatan RT 33, Kelurahan Telaga Sari RT 43 dan RT 45, serta Kelurahan Damai RT 19. Setiap unit memiliki luas bangunan sekitar 78 meter persegi dan dilengkapi berbagai fasilitas pengolahan sampah.
Peralatan yang tersedia antara lain alat pemilah sampah organik dan non-organik, mesin pembubur sampah organik, oven pengering, mesin penepung, pembuat pelet pakan ternak, mesin kemasan, hingga kendaraan roda dua untuk mendukung operasional.
Rosin menjelaskan, keberadaan rumah maggot diharapkan memberi dampak ganda, baik dari sisi lingkungan maupun pemberdayaan ekonomi warga.
“Rumah maggot ini bukan sekadar tempat pengolahan sampah, tetapi juga solusi berkelanjutan menjaga lingkungan. Sampah organik bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti pakan ternak,” ujarnya.
Ia menegaskan seluruh fasilitas dan peralatan yang tersedia harus benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat di lokasi masing-masing. Ke depan, rumah maggot juga diproyeksikan sebagai model percontohan pengelolaan sampah terpadu berbasis teknologi tepat guna di wilayah perkotaan.
Ketua RT 19 Damai, Basirun, menyambut baik program ini. Menurutnya, rumah maggot tidak hanya membantu mengurangi sampah rumah tangga, tetapi juga membuka peluang tambahan penghasilan.
“Kami sangat mendukung. Dengan adanya rumah maggot, masyarakat bisa lebih disiplin memilah sampah, sekaligus membuka peluang usaha baru yang bermanfaat bagi ekonomi warga,” ungkapnya.
Rosin menambahkan, dengan keterlibatan aktif masyarakat, rumah maggot diharapkan mampu mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus menciptakan peluang usaha di bidang pakan ternak dan produk turunan lainnya.***
Editor : Ramadani
BACA JUGA

Mantab… perlu di kembangkan di wilayah kecamatan yang ada di balikpapan. Agar lebih besar mengurangi sampah organik serta menciptakan lapangan usaha baru