Gaji John Herdman Jauh Lebih Murah dari Shin Tae-yong, Sinyal Baru Arah Kebijakan PSSI?

Shin Tae-yong / PSSI
Shin Tae-yong / PSSI

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – PSSI dikabarkan segera menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Di tengah penantian publik terhadap sosok pengganti Shin Tae-yong, besaran gaji Herdman langsung menjadi sorotan. Nilainya disebut jauh lebih rendah dibandingkan kontrak Shin Tae-yong di periode terakhir.

Pergantian pelatih Timnas Indonesia selalu memantik perhatian besar. Kali ini, bukan hanya soal rekam jejak, tetapi juga besaran gaji yang akan diterima pelatih anyar.

Sejumlah laporan menyebut, PSSI akan mengontrak John Herdman, pelatih asal Inggris yang pernah menangani Timnas Kanada, dengan nilai yang lebih hemat dibandingkan era Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong dan Nilai Kontrak Besar

Shin Tae-yong resmi menukangi Timnas Indonesia sejak akhir 2019. Selama masa baktinya, pelatih asal Korea Selatan itu dikenal memiliki kontrak bernilai tinggi, seiring target besar yang dibebankan PSSI.

Di periode awal, gaji Shin Tae-yong diperkirakan mencapai Rp1,1 miliar per bulan atau sekitar Rp14 miliar per tahun. Nilai tersebut meningkat pada kontrak berikutnya, hingga disebut berada di kisaran Rp1,9 miliar per bulan atau Rp23 miliar per tahun.

Bahkan, beberapa laporan internasional menyebut kontrak Shin Tae-yong bisa mencapai USD 2 juta per tahun, meski angka ini tidak pernah diumumkan secara resmi.

John Herdman Disebut Terima Gaji Lebih Rendah

Berbeda dengan pendahulunya, John Herdman dikabarkan hanya akan menerima gaji sekitar USD 40 ribu per bulan jika resmi menangani Timnas Indonesia.

Jika dikonversikan, nilai tersebut setara Rp650–700 juta per bulan atau sekitar Rp8 miliar per tahun—hampir setengah dari gaji Shin Tae-yong di masa kontrak terakhirnya.

Perbandingan kasar gaji:

  • Shin Tae-yong: Rp1,1–1,9 miliar per bulan
  • John Herdman: Rp650–700 juta per bulan

Selisih gaji yang cukup jauh ini memunculkan spekulasi di kalangan publik sepak bola nasional. Banyak pihak menilai, PSSI kini lebih berhati-hati dalam mengelola anggaran pelatih.

Opsi pelatih dengan nilai kontrak lebih rendah dinilai dapat membuka ruang untuk, penguatan pembinaan usia muda, investasi kompetisi berjenjang, dan program jangka panjang Timnas

Namun di sisi lain, publik juga mempertanyakan apakah efisiensi ini sejalan dengan ambisi prestasi, terutama di level Asia dan kualifikasi Piala Dunia.

Prestasi Tetap Jadi Ukuran Utama

Terlepas dari perbedaan nilai kontrak, publik menilai satu hal tetap tak berubah: hasil di lapangan. John Herdman akan langsung berada di bawah sorotan jika resmi ditunjuk, terlebih karena ia datang menggantikan Shin Tae-yong yang memiliki basis pendukung kuat.

Hingga kini, PSSI belum memberikan pernyataan resmi terkait detail kontrak Herdman. Namun jika pengumuman benar dilakukan dalam waktu dekat, maka perbandingan kinerja kedua pelatih hampir tak terelakkan.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses