Gebrakan 2026! Lion Air Group Ekspansi Besar-besaran di Kalimantan: Rute Berau–Maratua Launching 16 Januari
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kabar gembira bagi pelaku industri pariwisata dan masyarakat Kalimantan. Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII memastikan sejumlah rute penerbangan baru akan segera beroperasi di awal tahun 2026. Langkah ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Otban VII dengan manajemen pusat Lion Air Group.
Kepala Otban Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, mengungkapkan bahwa ekspansi ini bertujuan untuk membangkitkan kembali mobilitas masyarakat agar kembali bergairah seperti masa keemasan tahun 2019.
Penerbangan Perdana Berau–Maratua: Akses Derawan Makin Mudah
Salah satu rute paling dinanti adalah konektivitas menuju surga wisata Kepulauan Derawan. Ferdinan memastikan rute Bandara Kalimarau (Berau) – Bandara Maratua PP akan resmi meluncur bulan ini.
“Kami sampaikan pada tanggal 16 Januari 2026, penerbangan perdana Berau–Maratua PP akan launching. Armada yang digunakan adalah Wings Air ATR 72 dengan kapasitas 72 penumpang,” ujar Ferdinan saat penutupan Posko Nataru di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Senin (5/1/2026).
Penambahan Frekuensi dan Rute Antar-Kota Kalimantan
Selain akses wisata, Lion Air Group melalui maskapai Super Air Jet dan Wings Air juga memperkuat konektivitas antar-pusat ekonomi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara:
- Balikpapan – Berau: Maskapai Super Air Jet akan menambah frekuensi penerbangan menjadi tiga kali dalam sepekan.
- Balikpapan – Tanjung Selor: Wings Air bakal melayani rute langsung dari Bandara Sepinggan menuju Bandara Tanjung Harapan, Bulungan.
- Berau – Tarakan: Konektivitas langsung antara Bandara Kalimarau dan Bandara Juwita Tarakan juga segera dibuka.
- Ekspansi Kalteng: Penjajakan rute baru juga sedang dilakukan untuk wilayah Sampit dan Pangkalan Bun.
Misi Otban VII: Mengembalikan Kejayaan Transportasi Udara
Ferdinan menegaskan bahwa peran Otban saat ini bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga fasilitator yang mengoordinir maskapai agar berani membuka rute-rute strategis yang dibutuhkan masyarakat.
“Kami memantau dan memfasilitasi supaya pergerakan moda transportasi untuk mobilisasi masyarakat lebih hidup lagi, seperti kembali ke tahun 2019 sebelum pandemi,” tambahnya.
Hadirnya rute-rute baru ini diharapkan tidak hanya memangkas waktu tempuh antar-wilayah di Kalimantan, tetapi juga menurunkan biaya logistik dan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke destinasi unggulan Kaltim.
BACA JUGA
