Geger Pria di Balikpapan Barat Tewas Ditusuk, Polisi Selidiki Dugaan Konflik Lama
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Seorang pria berinisial MH (58) tewas setelah menjadi korban penusukan senjata tajam di Jalan Sultan Hasanuddin, RT 38, Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, Sabtu (17/1/2026) dini hari. Kepolisian kini melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut.
Kapolsek Balikpapan Barat melalui laporan resmi kepada Kapolresta Balikpapan menyebutkan, pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 01.15 Wita terkait dugaan penganiayaan. Personel Polsek Balikpapan Barat langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan awal.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden berdarah itu terjadi sekitar pukul 00.30 Wita. Korban diduga bertemu dengan terduga pelaku berinisial J. Keduanya disebut memiliki persoalan lama, setelah sebelumnya terlibat perkelahian sekitar dua pekan lalu.
Pertemuan yang terjadi secara tidak sengaja di depan rumah warga diduga memicu emosi pelaku. Korban kemudian diserang menggunakan senjata tajam. Dalam kondisi terluka, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menjauh, namun terjatuh dan terkapar di depan Gang Masjid Al Muhajirin dengan kondisi bersimbah darah.
Dua saksi di lokasi kejadian segera memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Rumah Sakit Sayang Ibu. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia akibat kehabisan darah.
Sekitar pukul 03.33 Wita, jenazah korban dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk dilakukan autopsi, setelah mendapat persetujuan dari pihak keluarga, guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami luka tusukan di bagian punggung kiri. Sementara luka di bagian pelipis diduga akibat terjatuh saat berusaha melarikan diri.
Hingga kini, Unit Reskrim Polsek Balikpapan Barat masih melakukan penyelidikan. Pelaku sendiri sudah diringkus. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum demi menjaga situasi tetap kondusif.
BACA JUGA
