Gelar Sosialisasi Pemberdayaan Ekonomi dan Pengelolaan Keuangan Keluarga di Balikpapan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong penguatan ketahanan keluarga melalui berbagai program pemberdayaan.
Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan sosialisasi dan promosi tentang Pemberdayaan Ekonomi Keluarga dan Pengelolaan Keuangan Keluarga Tahun 2025 yang digelar pada Rabu,(27/8/2025) di Kantor DP3AKB Kota Balikpapan.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh 30 peserta, yang berasal dari kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPKKA) dan Balikpapan Preneur Community Aku (BPC AKU). Para peserta merupakan perwakilan masyarakat yang dinilai memiliki semangat kewirausahaan dan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui usaha produktif.
Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas keluarga agar lebih berdaya secara ekonomi, sekaligus mendorong tumbuhnya keluarga sejahtera yang memiliki ketahanan di bidang ekonomi maupun kualitas sumber daya manusia.
Hadirkan Narasumber Praktisi UMKM
Untuk memperkuat materi, DP3A Kaltim menghadirkan dua narasumber. Pertama, Yosica Ferinda, pendamping UMKM dari Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan, yang membawakan materi “Bijak Kelola Keuangan Keluarga, Kuat Omzet Meningkat”. Yosica menekankan pentingnya membedakan antara keuangan keluarga dan usaha agar arus kas tetap sehat.
Narasumber kedua, Erni Rufianty, praktisi UMKM sekaligus pendiri produk kuliner Mantau Fya. Ia membagikan pengalaman langsung dalam mengelola keuangan usaha kecil, mulai dari pencatatan sederhana, strategi menjaga kualitas produk, hingga kiat promosi agar tetap bertahan di tengah persaingan pasar.
Kedua narasumber juga mengajak peserta untuk berdiskusi interaktif mengenai tantangan sehari-hari yang dihadapi pelaku usaha kecil. Mulai dari keterbatasan modal, kesulitan memasarkan produk, hingga cara menjaga kesinambungan usaha di tengah ketidakpastian ekonomi.
Harapan DP3AKB Balikpapan
Kepala DP3AKB Kota Balikpapan, Heria Prisni, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pemberdayaan keluarga melalui ekonomi produktif merupakan salah satu kunci penting dalam membangun ketahanan keluarga.
“Di Balikpapan, kita ingin keluarga tidak hanya berdaya dalam pengasuhan dan pendidikan anak, tetapi juga kuat secara ekonomi. Dengan pengelolaan keuangan yang bijak, keluarga bisa mandiri, usaha bisa berkembang, dan kesejahteraan pun meningkat. Harapan kami, ilmu yang didapat hari ini tidak berhenti hanya sebagai teori, tetapi dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Heria menambahkan, DP3AKB Balikpapan siap bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas UMKM, untuk memastikan program pemberdayaan keluarga berjalan berkesinambungan. Ia menekankan bahwa ketahanan keluarga merupakan pondasi pembangunan daerah.
“Jika keluarga kuat, maka masyarakat juga akan kuat. Dan pada akhirnya, hal itu berkontribusi besar terhadap pembangunan Kota Balikpapan maupun Kalimantan Timur secara keseluruhan,” tegasnya.
Dorong Sinergi dan Keberlanjutan Program
Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi keluarga. Melalui pendampingan dan pelatihan berkelanjutan, DP3A Kaltim berharap peserta bisa menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Ke depan, program serupa akan terus digalakkan tidak hanya di Balikpapan, tetapi juga di kabupaten/kota lain di Kalimantan Timur. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) melalui penguatan peran perempuan di sektor ekonomi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir keluarga-keluarga tangguh yang mampu mengelola keuangan dengan bijak, mengembangkan usaha kecil, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.***
Editor : Ramadani
BACA JUGA
