Geliat Ekonomi Kreatif, Disporapar Balikpapan Catat 1.040 Kafe Milik Pemuda Menjamur

Kepala Disporapar Balikpapan Ratih Kusuma

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Balikpapan tengah menunjukkan tren positif, khususnya di bidang kuliner.

Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 1.040 kafe kini beroperasi di Kota Beriman, di mana mayoritas pemiliknya merupakan kalangan pemuda generasi milenial dan Gen Z.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan bahwa fenomena ini merupakan peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, keberanian pemuda untuk terjun ke dunia bisnis menunjukkan kemandirian ekonomi yang luar biasa.

Pemuda Sebagai Motor Penggerak UMKM

Ratih Kusuma menekankan bahwa tingginya angka kepemilikan kafe oleh pemuda merupakan indikator bahwa sektor UMKM di Balikpapan sedang berada di puncak produktivitas.

“Kami melihat peluang yang sangat besar di sini. Hingga saat ini, ada sekitar 1.040 kafe di Balikpapan yang rata-rata owner-nya adalah anak muda. Ini membuktikan bahwa pemuda kita tidak hanya menjadi konsumen, tetapi sudah menjadi pemain utama dalam sektor UMKM,” ujar Ratih saat ditemui baru-baru ini.

Kehadiran ribuan kafe ini tidak hanya memperkaya pilihan destinasi wisata kuliner di Balikpapan, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat lokal.

Pesan Konsistensi dan Keberanian

Meski jumlahnya terus bertambah, Ratih mengingatkan para pengusaha muda agar tidak hanya semangat di awal. Kunci utama dalam dunia bisnis, menurutnya, adalah daya tahan dan keberlanjutan.

“Harapan saya, mereka memiliki konsistensi. Jangan hanya musiman. Memulai memang menantang, tapi jangan pernah takut untuk melangkah. Ini adalah fondasi awal menuju sukses yang lebih besar,” tambahnya.

Disporapar berkomitmen untuk terus mendukung ekosistem ini melalui berbagai program pembinaan dan fasilitas agar para pengusaha muda ini bisa naik kelas dan bersaing secara nasional.

Dunia bisnis, layaknya sebuah perjalanan cinta, membutuhkan komitmen yang tulus. Menjalankan usaha dengan hati adalah bentuk “cinta” terhadap proses dan karya. Berikut adalah untaian kata bijak mengenai dedikasi dan kasih sayang dalam membangun impian:

“Kesuksesan sejati lahir dari cinta yang mendalam terhadap apa yang kita kerjakan. Jangan takut memulai, karena setiap langkah besar selalu diawali oleh keberanian kecil. Cintailah prosesmu, maka hasil akan mencintaimu kembali. Konsistensi adalah bahasa cinta paling tinggi dalam memperjuangkan mimpi,” tukasnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses