Gubernur Kaltim Targetkan Gedung Jantung Terpadu RSKD Balikpapan Operasional April 2026
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud (Harum), melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan pada Rabu (25/3/2026).
Peninjauan ini fokus pada penguatan layanan spesialis dan percepatan infrastruktur kesehatan guna mengantisipasi lonjakan pasien pasca-Lebaran.
Dalam kunjungannya, Gubernur Harum meninjau langsung Klinik Onkologi, Klinik Anak, hingga ruang rawat inap untuk memastikan standar pelayanan tetap terjaga meski kapasitas pasien sedang meningkat.
Gedung Jantung Terpadu: Solusi Kapasitas 100 Tempat Tidur
Salah satu poin utama dalam kunjungan ini adalah pemantauan progres pembangunan Gedung Jantung Terpadu. Gubernur menegaskan bahwa gedung baru ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026.
“RSUD Kanujoso kita dorong menjadi rumah sakit jantung terpadu tipe A. Pembangunan gedung baru harus segera dirampungkan agar tidak terjadi penumpukan pasien di gedung lama,” tegas Rudy Mas’ud.
Fasilitas baru ini nantinya akan memiliki kapasitas hingga 100 tempat tidur, yang diproyeksikan mampu menangani tingginya kasus penyakit jantung di Kalimantan Timur—yang saat ini tercatat sebagai kasus medis terbanyak di provinsi tersebut.
Darurat Dokter Spesialis Jantung
Selain infrastruktur, Gubernur Harum menyoroti krisis tenaga medis spesialis. Ia mencatat bahwa kebutuhan akan dokter spesialis jantung sangat mendesak, mengingat banyak tenaga medis yang saat ini masih menjalani tugas belajar atau pendidikan lanjutan.
“Kita akan evaluasi ke depan, terutama terkait dokter yang sedang tugas belajar. Penambahan dokter spesialis jantung menjadi kebutuhan mendesak untuk mengimbangi fasilitas gedung baru yang kita bangun,” pungkasnya.
Pelayanan Onkologi Tetap Stabil
Di sisi lain, Dokter Spesialis Bedah Onkologi RSKD, dr. Wilian, melaporkan bahwa layanan kanker tetap berjalan normal sesuai jadwal. “Setiap hari kami siapkan tiga dokter spesialis, dengan dua dokter yang bertugas aktif. Operasi terjadwal pun tetap berjalan meski dalam periode libur panjang,” jelasnya kepada Gubernur.
Upaya penguatan RSUD Kanujoso ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Kaltim untuk menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, responsif, dan merata bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur. / Pemprov
BACA JUGA
