Hampir 11 Juta Orang Mudik Pakai Angkutan Umum, Kemenhub: Kereta Api Jadi Favorit, Puncak Arus Balik 24 Maret

Penumpang di ruang tunggu Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (foto : inibalikpapan)
Penumpang di ruang tunggu Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (foto : inibalikpapan)

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat ledakan pergerakan masyarakat pada masa mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Secara kumulatif, sejak H-8 hingga hari H Lebaran (21/3/2026), sebanyak 10.887.584 orang telah menggunakan angkutan umum.

Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 8,58% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Kereta api tetap menjadi primadona pilihan masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman.

Moda Transportasi: Kereta Api dan Penyeberangan Melejit

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, mengungkapkan bahwa pada hari H Lebaran saja, tercatat 873.916 orang masih melakukan perjalanan.

Berikut perincian distribusi penumpang kumulatif per moda (H-8 s.d Hari H):

  • Kereta Api: 3.349.343 orang (Naik 13,46%) – OTP Antarkota mencapai 97,70%
  • Angkutan Penyeberangan: 2.664.004 orang (Naik 14,01%)
  • Angkutan Udara: 2.397.192 orang (Naik 2,95%)
  • Bus (Darat): 1.693.931 orang (Naik 9,37%)
  • Angkutan Laut: 783.114 orang

Arus Kendaraan Tol dan Jalur Arteri

Selain angkutan umum, pergerakan kendaraan pribadi di gerbang tol dan jalur arteri tetap tinggi. Pada hari H Lebaran, total kendaraan yang keluar-masuk wilayah Jabodetabek mencapai 380.753 unit melalui jalan tol. Sementara di ruas arteri non-tol, pergerakan kendaraan menembus angka 607.366 unit.

Tingginya volume kendaraan ini menuntut kewaspadaan ekstra bagi para pengendara, terutama dalam menjaga kondisi fisik dan kesiapan mesin kendaraan sebelum menempuh perjalanan jauh.

Peringatan Puncak Arus Balik: 24 Maret 2026

Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk segera bersiap menghadapi arus balik yang diprediksi mencapai puncaknya pada Selasa, 24 Maret 2026 (H+3).

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan balik lebih awal guna menghindari puncak kepadatan. Pastikan kondisi fisik prima dan gunakan moda transportasi resmi yang berizin,” tegas Ernita Titis di Jakarta, Minggu (22/3).

Kemenhub juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap arahan petugas di lapangan serta pemanfaatan rest area secara bijak agar perjalanan tetap aman dan nyaman. ***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses