Harga Daging Sapi di Balikpapan Tembus Rp170 Ribu per Kg, Penjualan Justru Melonjak 20 Persen
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Mendekati Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, geliat aktivitas jual beli di pasar tradisional Balikpapan kian memanas. Meski harga daging sapi melonjak tajam, minat masyarakat untuk berbelanja kebutuhan hidangan lebaran terpantau tidak menyurut, bahkan cenderung meningkat signifikan.
Pantauan di lapangan menunjukkan harga daging sapi yang sebelumnya anteng di angka Rp150.000 per kilogram, kini melesat naik menjadi Rp170.000 per kilogram.
Omzet Pedagang Naik 20 Persen
Nadine, salah satu pedagang daging di Pasar Pandansari Balikpapan, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sebesar Rp20.000 ini sudah terasa sejak empat hari terakhir. Namun, kenaikan tersebut justru dibarengi dengan tren penjualan yang positif.
“Ada peningkatan penjualan kurang lebih sekitar 20 persen dibanding hari biasa. Meski harga naik, pembeli tetap ada dan justru membeli dalam jumlah banyak untuk stok lebaran,” ujar Nadine, Rabu 18 Maret 2026.
Menurutnya, olahan khas seperti rendang, rawon, dan semur tetap menjadi primadona yang membuat warga rela merogoh kocek lebih dalam demi menyajikan hidangan terbaik di hari kemenangan.
Pasokan Distributor Menipis Jadi Pemicu
Kenaikan harga ini disinyalir bukan hanya karena tingginya permintaan (demand), tetapi juga akibat keterbatasan pasokan di tingkat distributor. Berkurangnya stok daging sapi membuat harga modal yang diterima pedagang ikut terdongkrak naik.
“Kenaikan ini tidak terlepas dari pasokan yang mulai terbatas di distributor. Harga naik dari sana, jadi kami di pasar harus menyesuaikan,” jelasnya.
Meskipun harga modal tinggi, para pedagang mengaku mendapatkan berkah dari sisi omzet. Peningkatan volume pembelian oleh warga yang ingin menghindari lonjakan harga lebih tinggi pada H-1 Lebaran menjadi faktor penggerak pemasukan mereka.
Antisipasi Warga: Belanja Lebih Awal
Fenomena “belanja lebih awal” menjadi strategi masyarakat Balikpapan tahun ini. Banyak konsumen yang memilih membeli daging sepekan sebelum lebaran untuk kemudian disimpan di mesin pembeku (freezer), guna mengantisipasi harga yang diprediksi bisa menembus angka Rp180.000 hingga Rp200.000 pada puncak arus mudik nanti.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Balikpapan melalui dinas terkait dapat terus memantau stabilitas pasokan di tingkat distributor agar kenaikan harga tidak semakin liar dan tetap terjangkau bagi kantong warga.
BACA JUGA
