Harga Sawit Kaltim Tembus Rp3.266 per Kg, Berkah bagi Petani Plasma
SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Momentum Ramadan 1447 Hijriah membawa angin segar bagi para petani kelapa sawit di Kalimantan Timur. Meningkatnya permintaan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di pasar domestik maupun internasional sukses mendongkrak harga Tandan Buah Segar (TBS) di Bumi Etam.
Plt Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ahmad Muzakkir, mengungkapkan bahwa penguatan harga ini dipicu oleh performa CPO global yang sedang perkasa. Saat ini, harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan sebesar Rp13.998,76 per kilogram, sementara kernel berada di angka Rp12.407,74 per kilogram.
Rincian Harga TBS Kaltim Periode 1-15 Maret 2026
Berdasarkan penetapan terbaru, harga TBS mengalami kenaikan berjenjang sesuai dengan usia tanam. Berikut rinciannya:
- Umur 3 Tahun: Rp2.875,21 per kg
- Umur 4 Tahun: Rp3.064,31 per kg
- Umur 5 Tahun: Rp3.084,55 per kg
- Umur 10 Tahun (Puncak): Rp3.266,40 per kg
“Kenaikan mingguan ini didorong oleh penguatan harga CPO global dan permintaan yang terus melonjak selama bulan puasa,” jelas Muzakkir dalam keterangan resminya, Rabu (18/3/2026).
Pentingnya Kemitraan: Hindari Permainan Tengkulak
Muzakkir menegaskan bahwa daftar harga di atas merupakan standar resmi bagi petani yang telah menjalin kemitraan dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS), terutama bagi pemegang kebun plasma.
Kerja sama antara kelompok tani dengan Pabrik Minyak Sawit (PMS) menjadi kunci agar harga TBS petani tetap stabil dan tidak dipermainkan oleh spekulan atau tengkulak.
“Kami berharap melalui kemitraan ini, harga yang diterima petani sesuai dengan standar normal. Kesejahteraan kelompok tani harus menjadi prioritas utama melalui transparansi harga ini,” tambahnya.
Dampak bagi Ekonomi Lokal
Kenaikan harga komoditas unggulan ini diprediksi akan memperkuat daya beli masyarakat perdesaan di Kaltim menjelang Hari Raya Idulfitri. Dengan harga yang terjaga di level Rp3.200-an untuk tanaman produktif, sektor perkebunan tetap menjadi tulang punggung ekonomi Kaltim di tengah dinamika pasar global. / Pemprov
BACA JUGA
