Harmoni Ramadan di BIC, Yusri Ramli: Wujudkan Balikpapan Madinatul Iman Lewat Pelayanan Jamaah

Ketua Pengurus BIC Andi Yusri Ramli

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Semangat “Harmoni Ramadan” digaungkan dalam menyambut bulan suci 1447 Hijriah di Balikpapan Islamic Center (BIC). Tema ini diusung sebagai refleksi dan komitmen bersama untuk mewujudkan Balikpapan sebagai Madinatul Iman—kota yang religius, damai, dan penuh keberkahan.

Ketua Pengurus BIC, Yusri Ramli, menegaskan bahwa Harmoni Ramadan bukan sekadar slogan, melainkan gerakan bersama yang menyentuh aspek spiritual sekaligus pelayanan kepada umat. “Tema kita tahun ini adalah Harmoni Ramadan, mewujudkan kota Madinatul Iman. Ini menjadi pengingat bahwa Ramadan harus menghadirkan keseimbangan—antara ibadah, kebersamaan, dan pelayanan yang semakin baik,” ujarnya.

Menurut Yusri, peningkatan jumlah jamaah setiap Ramadan menjadi perhatian utama pengelola masjid. Karena itu, berbagai pembenahan dilakukan agar jamaah merasa nyaman saat beribadah, khususnya dalam pelaksanaan salat tarawih dan kegiatan keagamaan lainnya.

“Salah satu langkah konkret yang kami lakukan adalah perawatan fasilitas. Karpet masjid yang telah memasuki tahun kedua pemakaian akan kami cuci dan bersihkan secara menyeluruh, termasuk difakum agar kembali bersih dan nyaman,” jelasnya.

 Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) pengelola masjid.

Selain kebersihan, aspek keamanan juga menjadi prioritas. Yusri memastikan bahwa pengelola telah menyiapkan sistem pengamanan terpadu bekerja sama dengan aparat dan petugas internal masjid. Hal ini penting mengingat tingginya mobilitas jamaah selama Ramadan, terutama pada malam-malam akhir yang biasanya dipadati masyarakat.

“Kenyamanan dan keamanan adalah bagian dari pelayanan ibadah. Kami ingin jamaah datang dengan hati tenang, beribadah dengan khusyuk, dan pulang membawa kedamaian,” katanya.

Ia menambahkan, Harmoni Ramadan juga dimaknai sebagai ajakan memperkuat nilai cinta dan kepedulian sosial. Ramadan bukan hanya tentang ritual, melainkan momentum mempererat persaudaraan dan menumbuhkan empati kepada sesama.

“Jika masjid menjadi pusat harmoni, maka insya Allah kota ini akan semakin kokoh sebagai Madinatul Iman. Dari masjid kita bangun cinta—cinta kepada Allah, cinta kepada sesama, dan cinta kepada kota yang kita tinggali,” tutur Yusri.

Dengan berbagai persiapan tersebut, BIC optimistis Ramadan tahun ini akan berlangsung lebih tertib, nyaman, dan penuh makna. Harmoni yang dibangun di dalam masjid diharapkan memancar ke seluruh penjuru Balikpapan, menghadirkan suasana religius yang menyejukkan bagi seluruh warga.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses