HOO HAA CUP 2026 Guncang ICE BSD, 3.000 Pebulu Tangkis Siap Bertanding
JAKARTA, inibalikpapan.com – HOO HAA CUP 2026 akan menghadirkan lebih dari 3.000 peserta dari berbagai negara yang bertanding di ICE BSD City pada 12–14 Juni 2026. Turnamen ini juga jadi kesempatan bagi pemain amatir untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional.
Selama ini, banyak pecinta bulutangkis di Indonesia hanya bermain di level komunitas atau antar klub. Kesempatan merasakan turnamen internasional biasanya terbatas untuk atlet profesional.
Di HOO HAA CUP 2026, batas itu dipangkas. Mulai dari pemain amatir, senior, hingga profesional akan bertanding dalam satu ajang. Bahkan tersedia kategori unik seperti 3 on 3 dan combined age, yang memungkinkan berbagai usia ikut merasakan kompetisi.
Turnamen ini akan berlangsung serentak di 25 lapangan dalam satu venue. Skala ini jarang terjadi di Indonesia.
Dengan total hadiah mencapai Rp2,5 miliar, tensi pertandingan dipastikan tinggi, bukan hanya bagi profesional, tapi juga komunitas yang ingin unjuk kemampuan.
Bagi penonton, ini bukan sekadar menonton pertandingan, tapi melihat langsung ribuan pemain dari berbagai level bertanding dalam waktu bersamaan.
Tournament Director, Marlev Mainaky, menyebut turnamen ini memang dirancang sebagai ruang bertemunya komunitas bulutangkis lintas negara.
Artinya, bukan hanya soal menang atau kalah. Tapi juga bisa bertemu pemain dari berbagai negara, bertukar pengalaman, hingga membuka jaringan komunitas.
Hal ini diperkuat oleh konsep acara yang menghadirkan: Meet and greet legenda bulutangkis, bazaar UMKM, wisata kuliner, dan hiburan selama event berlangsung
Kesempatan Langka untuk Ikut, Pendaftaran Masih Dibuka
Bagi yang ingin merasakan atmosfer turnamen internasional, pendaftaran dibuka hingga 24 Mei 2026 melalui tiket.com.
Kesempatan ini cukup langka, karena jarang ada event yang:
• Terbuka untuk berbagai level pemain
• Berskala internasional
• Digelar dalam satu venue besar
Dukungan dari brand olahraga juga menunjukkan bahwa bulutangkis bukan hanya olahraga, tapi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia.
Turnamen seperti ini berpotensi: Menghidupkan komunitas bulutangkis, Membuka peluang atlet non-profesional, dan Mendorong ekonomi event dan UMKM.
HOO HAA CUP 2026 bukan hanya soal pertandingan, tapi tentang membuka pintu lebih luas bagi siapa saja yang selama ini hanya bermain di lapangan kampung—untuk merasakan panggung internasional.
Dan bagi pecinta bulutangkis, ini bukan sekadar tontonan. Tapi pengalaman yang sulit dilewatkan.***
BACA JUGA
