HUT Balikpapan Digelar Sederhana, Warga Masih Menunggu Jalanan Bebas Kabel Semrawut

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Perayaan HUT Kota Balikpapan tahun ini digelar sederhana. Di balik itu, harapan warga tetap sama dari tahun ke tahun: jalanan kota yang lebih rapi dan aman, tanpa kabel udara semrawut. 

Wali Kota Rahmad Mas’ud memastikan penataan kabel tetap menjadi prioritas dan ditargetkan mulai berjalan tahun ini.

Rahmad Mas’ud mengatakan, peringatan hari jadi kota dilakukan tanpa kemeriahan berlebihan. Bukan semata karena efisiensi anggaran, tetapi sebagai bentuk empati terhadap daerah lain yang sedang tertimpa musibah.

“Kita tetap bersyukur atas usia kota, tapi juga harus menjaga rasa kebersamaan dengan saudara-saudara kita di daerah lain,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, HUT kota seharusnya menjadi momentum refleksi, bukan sekadar perayaan seremonial.

Di lapangan, persoalan kabel udara yang bergelayutan di atas jalan masih menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga Balikpapan. Selain mengganggu estetika kota, kondisi ini kerap dikeluhkan karena dinilai rawan dan membuat kawasan terlihat semrawut.

Rahmad mengakui, persoalan tersebut memang belum sepenuhnya teratasi.

“Kabel-kabel yang sekarang terlihat itu sebagian besar peninggalan lama. Sejak awal sebenarnya sudah ada rencana Balikpapan bebas kabel udara,” katanya.

Pemkot Balikpapan, lanjut Rahmad, mendorong agar ke depan kabel utilitas tidak lagi dipasang di udara, melainkan dialihkan ke bawah tanah. Langkah ini dinilai penting untuk memperbaiki wajah kota sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.

“Nanti pasti ke arah sana. Perusahaan terkait bisa memfasilitasi, atau pemerintah menyiapkan prasarana pendukungnya,” ujarnya.

Mulai Tahun Ini, Anggaran Jadi Prioritas

Rahmad menyebutkan, penataan kabel udara diharapkan mulai direalisasikan tahun ini. Saat ini, perencanaan sudah ada dan tinggal memasuki tahapan pelaksanaan.

Soal anggaran, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan masih memiliki dana, meski harus melakukan penyesuaian di beberapa sektor.

“Anggaran itu ada. Yang penting skala prioritas. Program yang benar-benar menyentuh masyarakat harus didahulukan,” tegasnya.

Dengan HUT yang digelar sederhana, Pemkot Balikpapan ingin menunjukkan bahwa fokus pembangunan tidak berhenti pada seremoni. Warga kini menunggu realisasi di lapangan, terutama perubahan nyata di jalan-jalan kota yang selama ini dipenuhi kabel semrawut.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses