Isu Panic Buying di Kaltara, Kapolda Pastikan Kaltim Aman dan Terkendali
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Hal itu disampaikan menyusul adanya laporan panic buying bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di wilayah Kalimantan Utara dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut Endar, hingga saat ini situasi di Kalimantan Timur masih terpantau aman dan kondusif. Kepolisian belum menerima laporan adanya aksi pembelian BBM secara berlebihan atau kepanikan masyarakat seperti yang terjadi di daerah lain.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, menjaga keluarga, serta tetap tenang agar tidak menimbulkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Endar kepada awak media, Senin (16/3/2026).
Ia menegaskan, stabilitas keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Kerja sama tersebut dinilai penting agar situasi tetap terkendali, terutama menjelang berbagai momentum yang berpotensi meningkatkan aktivitas masyarakat.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kalimantan Timur yang dinilai telah berperan aktif dalam menjaga kondusivitas wilayah. Selain itu, ia turut mengapresiasi sinergi yang terjalin antara kepolisian dengan berbagai pihak, termasuk TNI, unsur pengamanan swakarsa, serta pemerintah daerah.
“Terima kasih kepada warga masyarakat Kalimantan Timur yang telah bekerja sama menjaga situasi tetap aman dan tertib. Dukungan dari TNI, pengamanan swakarsa, dan pemerintah daerah juga sangat membantu terciptanya stabilitas keamanan di wilayah ini,” kata Endar.
Pemantauan Distribusi BBM
Terkait isu panic buying BBM yang sempat terjadi di provinsi tetangga, Endar memastikan bahwa aparat kepolisian di Kalimantan Timur terus melakukan pemantauan terhadap distribusi dan kondisi di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kepanikan di tengah masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum tentu benar, terutama yang beredar di media sosial. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi berpotensi memicu kekhawatiran yang tidak perlu di tengah masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam menerima informasi. Pastikan kebenarannya terlebih dahulu sebelum mempercayai atau menyebarkannya,” ujarnya.
Kapolda menambahkan, kepolisian akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan.
Ia berharap situasi yang kondusif di Kalimantan Timur dapat terus terjaga melalui kerja sama semua pihak. “Yang terpenting adalah kebersamaan kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah ini,” kata Endar.***
BACA JUGA
