Jadwal Pembagian MBG Selama Ramadan 2026, Wakil Kepala BGN: Tak Ada Distribusi Makanan Saat Sahur
JAKARTA, inibalikpapan.com — Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan tidak ada pembagian program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada waktu sahur selama Ramadan 1447 Hijriah. Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya video di media sosial yang menarasikan seolah-olah distribusi MBG dilakukan pada dini hari.
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, memastikan informasi tersebut tidak benar dan berpotensi menyesatkan masyarakat.
“Perlu kami luruskan, MBG selama Ramadan hanya didistribusikan pada hari Senin dan Kamis dengan jam layanan resmi pukul 08.00–09.00 WIB dan 11.00–12.00 WIB. Tidak ada pembagian saat sahur,” kata Nanik sebagaimana keterangan resmi, Minggu (22/2/2026), dikutip dari Suara, jaringan inibalikpapan.com.
Menurut BGN, seluruh operasional program selama Ramadan tetap mengacu pada Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M serta Libur Tahun Baru Imlek 2026.
Dalam surat edaran tersebut, tidak terdapat ketentuan mengenai distribusi makanan pada waktu dini hari atau sahur.
Distribusi Terbatas Selama Ramadan
BGN menjelaskan bahwa selama bulan puasa pola layanan mengalami penyesuaian sebagai bentuk penghormatan terhadap ibadah Ramadan. Distribusi MBG tidak dilakukan setiap hari seperti biasanya, melainkan hanya dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis.
Jam operasional penyaluran ditetapkan pada pukul 08.00–09.00 WIB dan 11.00–12.00 WIB. Ketentuan ini mencakup seluruh mekanisme teknis, mulai dari pengambilan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengantaran ke sekolah, hingga titik serah terima yang telah dijadwalkan.
BGN juga menyebutkan bahwa pada periode 18–22 Februari 2026 tidak ada aktivitas distribusi. Penyaluran kembali berjalan mulai Senin, 23 Februari 2026, dengan pola layanan khusus Ramadan.
Skema Khusus untuk Sekolah Berasrama
Untuk penerima manfaat di sekolah berasrama dan pondok pesantren, BGN menerapkan mekanisme tersendiri. Pengolahan makanan tetap dilakukan pada siang hari di dapur SPPG, namun penyajian diberikan saat waktu berbuka puasa.
Langkah ini dilakukan melalui koordinasi dengan pihak satuan pendidikan guna memastikan aktivitas belajar dan ibadah tetap berjalan lancar.
Program MBG selama Ramadan disalurkan dalam bentuk paket makanan kemasan sehat yang dapat dikonsumsi saat berbuka. Seluruh makanan diproduksi dan dikemas secara higienis oleh SPPG dengan tetap memenuhi standar gizi seimbang dan keamanan pangan.
Imbauan Cermati Informasi
BGN mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang beredar di media sosial.
“Jadwal dan mekanisme sudah diatur jelas dalam Surat Edaran. Kami mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh konten yang menyesatkan serta selalu merujuk pada informasi resmi,” kata Nanik.
Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam disinformasi yang berkembang sekaligus memastikan masyarakat memahami jadwal resmi distribusi MBG selama Ramadan.***
BACA JUGA
