Jangan Tunggu Ambulans Datang, Warga Balikpapan Perlu Tahu Cara Bertindak Saat Henti Jantung
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Bayangkan seseorang di rumah tiba-tiba jatuh dan tidak sadar. Atau rekan kerja mendadak kolaps di kantor. Dalam situasi seperti itu, orang terdekat di lokasi menjadi penolong pertama sebelum tenaga medis tiba.
Karena itu, kemampuan Bantuan Hidup Dasar (BHD) menjadi bekal penting bagi masyarakat. Kasus henti jantung sering terjadi secara mendadak, baik di rumah maupun di ruang publik seperti tempat ibadah, perkantoran, pusat perbelanjaan, atau kawasan kerja.
Head Division of Nursing/Direktur Keperawatan Dorcas Nataliani Kanulandari menjelaskan, yang menentukan dalam kondisi darurat adalah respons awal dari orang-orang di sekitar korban.
“Sering kali kejadian berlangsung cepat. Tindakan awal dari orang terdekat sebelum tenaga medis datang sangat berpengaruh,” ujarnya.
Artinya, keluarga, teman kerja, atau warga sekitar memiliki peran penting dalam upaya penyelamatan.

Cara Pertolongan Pertama Saat Menemukan Orang Tidak Sadar
Hal terpenting adalah tetap tenang dan bertindak sesuai tahapan yang benar. Langkah yang perlu dilakukan:
- Pastikan korban benar-benar tidak sadar dengan memanggil dan menepuk perlahan.
- Jika tidak ada respons, segera minta bantuan atau hubungi layanan kesehatan terdekat.
- Periksa denyut nadi.
- Jika nadi tidak teraba, lakukan kompresi dada sesuai prosedur Bantuan Hidup Dasar yang telah dipelajari.
Dalam pelatihan BHD, masyarakat mendapat materi teknik kompresi yang benar, termasuk posisi tangan, kedalaman tekanan, dan ritme yang harus dijaga.
Semakin cepat tindakan secara tepat, semakin besar peluang korban mendapatkan pertolongan lanjutan dalam kondisi lebih baik.
Mengapa Warga Balikpapan Perlu Memahami BHD?
Sebagai kota dengan aktivitas tinggi — mulai dari kawasan permukiman, perkantoran, pelabuhan, hingga pusat perdagangan — potensi situasi darurat di ruang publik selalu ada. Kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting dari keselamatan bersama.
Pelatihan dan edukasi BHD ini bertujuan membekali warga agar tidak panik serta memahami langkah dasar yang bisa mereka lakukan saat menghadapi kondisi darurat.
“Yang penting jangan panik. Ikuti tahapan yang sudah dipelajari dan segera hubungi layanan kesehatan,” tegas Dorcas.
BHD bukan hanya untuk tenaga medis. Pengetahuan ini bisa berguna ketika orang tua mendadak tidak sadar di rumah, rekan kerja kolaps di kantor, atau warga mengalami kondisi darurat saat kegiatan umum.
Semakin banyak warga yang memahami Bantuan Hidup Dasar, semakin siap pula lingkungan sekitar dalam merespons situasi mendesak sebelum bantuan medis tiba.
Dalam kondisi henti jantung, penolong pertama bukan selalu dokter atau perawat, melainkan orang terdekat di lokasi kejadian. Dan bisa jadi, itu adalah Anda.***
BACA JUGA
