Jelang Penayangan Film ‘Santet Dosa di Atas Dosa’ di Maret 2026, Luna Maya Ziarahi Makam Suzzanna

Luna Maya saat mengunjungi makam Suzzanna. Film terbaru yang mengangkat ratu horror Indonesia ini akan tayang segera di momen Lebaran 2026. (Foto: Lunamaya/Instagram)

MAGELANG, inibalikpapan.com – Menjelang perilisan film horor terbarunya pada Lebaran 2026, Luna Maya melakukan ziarah ke makam Suzzanna, legenda horor Indonesia yang karyanya kembali dihidupkan lewat layar lebar. Ziarah tersebut dilakukan di Magelang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari tradisi penghormatan terhadap sosok yang lekat dengan genre horor klasik Tanah Air.

Kunjungan itu berlangsung pada Senin, 19 Januari 2026. Luna datang bersama Clift Sangra, suami mendiang Suzzanna, serta tim dari Soraya Intercine Films. Kehadiran mereka dimaknai sebagai bentuk “lapor”, sebuah tradisi spiritual untuk menyampaikan bahwa karya Suzzanna akan kembali menemui penontonnya.

Momen tersebut dibagikan Luna Maya melalui media sosial. Ia menuliskan pesan khusus terkait film yang akan dirilis.

“Saya, Clift Sangra dan tim Soraya berkunjung ke makam Suzzanna untuk ziarah dan memberikan kabar ke Almarhumah Suzzanna bahwa Karya beliau pada Lebaran 2026 bisa ditonton masyarakat indonesia di bioskop,” tulisnya, dikutip dari Instagram @lunamaya.

Melansir dari laman XXI, film yang dimaksud berjudul Suzzanna: Santet – Dosa di Atas Dosa, disutradarai Azhar Kinoi Lubis dan diproduseri Sunil Soraya. Film ini membawa penonton pada kisah kelam penuh dendam, cinta, dan pertarungan batin.

Sinopsis Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa

Dalam film tersebut, Suzzanna (Luna Maya) digambarkan sebagai perempuan yang dicintai Bisman (Clift Sangra), penguasa desa yang kejam dan haus kekuasaan. Alih-alih melindungi, Bisman justru menyantet ayah Suzzanna hingga tewas demi ambisi kekuasaannya. Tragedi itu menjadi titik balik yang mendorong Suzzanna mempelajari ilmu santet demi membalas dendam.

Namun, upaya balas dendam itu tidak berjalan mudah. Suzzanna menyadari kekuatan Bisman jauh lebih besar dan gelap dari yang ia bayangkan. Di tengah jalan hidupnya yang penuh luka, ia justru jatuh cinta pada Pramuja (Reza Rahadian), seorang pria taat agama yang sama sekali tidak mengetahui masa lalu dan rahasia kelam Suzzanna.

Konflik pun mencapai puncaknya ketika Suzzanna dihadapkan pada pilihan berat: meneruskan dendam atas kematian sang ayah, atau mempertaruhkan segalanya demi cinta yang baru ditemukannya.

Selain mengabarkan kelanjutan karya film, Luna juga menyampaikan pesan reflektif kepada para penggemarnya melalui unggahan tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk tidak melupakan orang-orang tercinta yang telah berpulang.

“Apakah kalian sudah ziarah ke makam orang yang kalian sayang? Jangan ditunda! Kehadiran dan doa kalian sangat berarti untuk mereka di atas sana,” tambahnya.

Ziarah ini menjadi simbol penghormatan terhadap Suzzanna sekaligus penanda kembalinya horor klasik Indonesia ke layar lebar. Dengan konflik emosional yang kuat dan balutan mistis khas Suzzanna, film ini diprediksi menjadi salah satu tontonan horor paling dinanti pada Lebaran 2026.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses