John Herdman Puji Fondasi STY dan Patrick Kluivert, Siap ‘Upgrade’ Garuda dengan Direct Football
JAKARTA, Inibalikpapan.com – Atmosfer menjelang laga perdana Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 semakin memanas. Namun, di tengah ketegangan persaingan, pelatih anyar Skuad Garuda, John Herdman, justru menunjukkan kelasnya dengan memberikan apresiasi terbuka bagi para pendahulunya, Shin Tae-yong (STY) dan Patrick Kluivert.
Dalam konferensi pers di Senayan, Kamis (26/3/2026), pelatih yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia ini menegaskan bahwa dirinya tidak memulai segala sesuatunya dari nol.
Apresiasi untuk Transformasi PSSI dan FIFA Series
Herdman membuka pernyataannya dengan rasa terima kasih mendalam kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, serta GSI dan FIFA atas terselenggaranya turnamen yang mempertemukan tim dari berbagai konfederasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
“Ini hal fantastik sekaligus tes yang bagus bagi kami dan pemain. Menjadikan Stadion Utama Senayan sebagai tuan rumah adalah tantangan yang kami cari,” ujar Herdman dengan antusias.
Mengakui Warisan STY dan Patrick Kluivert
Alih-alih membawa aroma rivalitas, Herdman justru memuji struktur tim yang telah dibangun oleh pelatih-pelatih sebelumnya. Ia menilai kualitas fisik dan mental pemain Indonesia saat ini berada dalam kondisi siap tempur berkat kerja keras STY dan Kluivert.
“Fondasi timnas sudah ada berkat coach Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Tugas saya sekarang adalah meningkatkan kualitas tersebut dengan berfokus pada transisi dan organisasi serangan agar lebih dinamis,” tegas Herdman.
Misi ‘Upgrade’: Transisi Kilat dan Gaya Direct
Meski menghormati warisan lama, Herdman membawa filosofi baru untuk mengubah wajah permainan Indonesia agar lebih modern dan mematikan. Ia ingin Garuda tidak hanya menguasai bola, tetapi lebih tajam dalam menekan jantung pertahanan lawan.
Fokus utama yang kini tengah digembleng dalam pemusatan latihan meliputi:
- Transisi Kilat: Pergerakan eksplosif dari bertahan ke menyerang dalam hitungan detik.
- Organisasi Agresif: Struktur tim yang lebih rapat namun tetap haus gol.
- Direct Football: Gaya permainan langsung ke depan yang lebih efektif dan meminimalisir kesalahan di area tengah.
Ujian Perdana Melawan Saint Kitts and Nevis
Visi besar Herdman ini akan langsung diuji saat Indonesia menjamu Saint Kitts and Nevis, Jumat (27/3/2026) malam pukul 20.00 WIB. Publik sepak bola tanah air kini menanti, sejauh mana “sentuhan Inggris” ini mampu membuat Garuda terbang lebih tinggi di kancah internasional.
Sumber : PSSI
BACA JUGA
