Kaltim Peduli Salurkan Rp5,7 Miliar untuk Korban Banjir di Sumatera
SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui program Kaltim Peduli Bencana telah menyiapkan dana kemanusiaan sebesar Rp5.787.610.643 untuk membantu daerah terdampak banjir besar di Pulau Sumatera. Bantuan ini akan menyasar warga terdampak di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kaltim, Dasmiah, menjelaskan bahwa dana jumbo tersebut merupakan gabungan dari penggalangan dana terbaru sebesar Rp4,31 miliar ditambah saldo program sebelumnya sebesar Rp1,46 miliar.
Pidie Jaya Terima Bantuan Terbesar Akibat Dampak Parah
Penyaluran bantuan kali ini diprioritaskan untuk wilayah yang minim tersentuh bantuan, khususnya Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, yang kembali diterjang banjir pada 24 Desember 2025. Berdasarkan hasil mitigasi, dampak banjir di wilayah ini dinilai paling parah.
Berikut rincian alokasi dana bantuan Kaltim Peduli Bencana:
- Provinsi Aceh: Menerima total Rp1,8 miliar.
- Kabupaten Pidie Jaya: Khusus dialokasikan Rp1 miliar tunai dan logistik senilai Rp700 juta.
- Sumatera Barat: Menerima bantuan senilai Rp1 miliar.
- Sumatera Utara: Menerima bantuan senilai Rp1 miliar.
Gubernur Dijadwalkan Serahkan Bantuan Langsung
Bantuan kemanusiaan ini direncanakan akan diserahkan langsung oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud (Harum), kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), pada 2 Januari 2026 mendatang. Langkah ini menjadi simbol solidaritas kuat antara masyarakat Kalimantan Timur dengan warga di ujung barat Indonesia.
Sinergi Dana Non-APBD: Dari ASN hingga Sektor Pertambangan
Dasmiah menegaskan bahwa seluruh dana bantuan ini murni berasal dari donasi masyarakat dan tidak menggunakan dana APBD. Penggalangan dana dilakukan melalui Surat Edaran Gubernur Kaltim yang menyasar berbagai sektor.
Sumber donasi Kaltim Peduli mencakup:
- Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kaltim.
- Masyarakat umum dan organisasi.
- Perusahaan sektor pertambangan, perkebunan, dan kehutanan.
- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Pemerintah Provinsi Kaltim berharap bantuan ini memberikan dampak nyata dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak banjir, terutama dalam penyediaan kebutuhan pokok dan perbaikan sarana vital. / Pemprov
BACA JUGA
