Kecelakaan Maut di Jalan Soekarno-Hatta Km 7 Balikpapan, Remaja 18 Tahun Tewas di Tempat

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Kecelakaan Km 7 Balikpapan kembali menelan korban jiwa setelah seorang pelajar 18 tahun meninggal dunia dalam insiden beruntun di Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan Utara, Senin (6/4/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Dimas Satria (18), yang meninggal di lokasi kejadian akibat luka berat usai terlibat tabrakan dengan dua kendaraan lain.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan, Kompol MD Jauhari, menjelaskan kecelakaan bermula saat korban melaju dari arah Samarinda menuju Balikpapan.

“Korban mengambil jalur kanan untuk mendahului, namun pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju kendaraan Daihatsu Sigra,” ujarnya.

Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda CB 150R dan mencoba menyalip truk Mitsubishi Fuso di depannya. Namun, manuver tersebut dilakukan di jalan dengan marka garis kuning ganda, yang menandakan larangan mendahului.

Akibatnya, korban kehilangan kendali, terjatuh, lalu menghantam mobil Daihatsu Sigra dari arah berlawanan. Sepeda motor korban juga sempat mengenai truk yang hendak didahuluinya.

Dua pengemudi lain yang terlibat, Mu’alim (40) dan Rusbani (34), dilaporkan selamat tanpa luka serius.

Polisi menyebut faktor utama kecelakaan adalah kesalahan pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

“Pengendara kurang berkonsentrasi dan mengambil jalur yang bukan peruntukannya,” tegas Djauhari.

Kondisi jalan di lokasi berupa dua lajur tanpa median, dengan arus lalu lintas sedang dan cuaca cerah saat kejadian. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp2 juta.

Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut kepolisian, peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi pengguna jalan di Balikpapan, khususnya di jalur padat seperti Km 7, agar lebih disiplin dan tidak mengambil risiko saat berkendara.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses