Kemenag Balikpapan Dorong Fasilitas Rukyatul Hilal Permanen di BIC
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Kementerian Agama Kota Balikpapan mendorong keberadaan fasilitas rukyatul hilal yang lebih memadai dan permanen di Kota Balikpapan. Wacana ini sejalan dengan usulan dari stasiun geofisika agar Balikpapan memiliki pusat pengamatan hilal yang representatif sekaligus bernilai edukasi.
Selama ini, pemantauan hilal dilakukan di menara Masjid Madinatul Iman (Balikpapan Islamic Center). Namun fasilitas milik Pemerintah Kota Balikpapan itu dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.
Kepala Kemenag Balikpapan, Masrivani, mengatakan pihaknya membuka opsi untuk membangun semacam museum rukyatul hilal di area menara BIC. Selain sebagai lokasi pemantauan, fasilitas tersebut juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.
“Balikpapan Islamic Center sudah menjadi salah satu ikon kota. Sayang kalau menara itu hanya dimanfaatkan saat Ramadan dan Idulfitri saja. Padahal bisa digunakan setiap awal bulan Hijriah,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, posisi Balikpapan yang berada di pesisir dan menghadap laut menjadi nilai tambah untuk pengamatan hilal. “Lokasi kota ini sangat strategis untuk rukyat. Bukan hanya untuk Ramadan, tapi setiap bulan Hijriah bisa dilakukan pengamatan,” katanya.
Ia menjelaskan, lokasi pemantauan saat ini masih berada di dalam ruangan yang tertutup kaca tebal. Kondisi tersebut dinilai kurang ideal karena kaca dapat menimbulkan efek prisma dan deviasi cahaya sehingga mengganggu hasil observasi.
“Kalau memungkinkan, bisa menggunakan satu lantai paling atas menara tanpa penghalang. Tapi tentu perlu pengamanan dan kajian dari tenaga ahli agar fasilitas ini layak seperti observatorium,” jelasnya.
Dengan pengembangan tersebut, Balikpapan diharapkan memiliki fasilitas rukyatul hilal permanen yang bisa digunakan kapan saja, mengingat peralatan pengamatan pada dasarnya sudah tersedia.
Terkait rencana pembangunan fasilitas rukyat sekaligus museum tersebut, Kemenag Balikpapan akan membahasnya bersama Pemkot Balikpapan serta DPRD Kota Balikpapan guna mendapatkan dukungan, termasuk dari sisi anggaran.***
BACA JUGA
