Kesbangpol Balikpapan Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Organisasi Perempuan, Motor Demokrasi Cerdas

Kepala Badan Kesbangpol Kota Balikpapan Sutadi

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan menggelar sosialisasi pendidikan politik bagi organisasi perempuan dengan tema Perempuan Berdaya Indonesia Berjaya pada Rabu (27/8/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus dan anggota PKK dari berbagai kecamatan, serta organisasi perempuan dengan tujuan memperkuat pemahaman masyarakat terkait pentingnya berpolitik secara sehat dan bertanggung jawab.

Terpisah Kepala Kesbangpol Kota Balikpapan, Sutadi, menjelaskan bahwa pendidikan politik bukan hanya untuk kalangan partai atau politisi, melainkan juga bagi seluruh masyarakat, termasuk ibu-ibu PKK dan organisasi perempuan yang memiliki peran penting di keluarga dan lingkungan sekitar.

“PKK adalah ujung tombak yang sangat strategis. Dari tangan ibu-ibu inilah lahir generasi muda yang cerdas. Karena itu, pemahaman tentang politik yang sehat harus dimulai dari keluarga. Kita ingin ibu-ibu PKK bisa menjadi motor penggerak terciptanya demokrasi yang berkualitas di Balikpapan,” ujar Sutadi, Sabtu (30/8/2025).

Perempuan dan Politik

Sutadi menambahkan, partisipasi perempuan dalam politik semakin penting di era demokrasi saat ini. Dengan pendidikan politik, perempuan diharapkan mampu meningkatkan literasi politik, memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta aktif mengawasi jalannya proses demokrasi.

“Politik bukan hanya soal pemilu, tetapi juga tentang bagaimana kita berpartisipasi, menjaga persatuan, serta ikut menentukan arah pembangunan. Perempuan, khususnya ibu-ibu PKK, punya potensi besar untuk mengedukasi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kesbangpol juga menekankan pentingnya melawan praktik politik uang serta maraknya informasi hoaks yang sering muncul menjelang pemilu. Menurut Sutadi, pemilih yang cerdas harus mampu memilih berdasarkan visi, misi, dan rekam jejak calon, bukan karena iming-iming materi.

“Kita ingin warga Balikpapan, khususnya ibu-ibu PKK, menjadi contoh pemilih cerdas. Jangan mudah terpengaruh berita bohong, apalagi tergoda politik uang. Pilihan kita menentukan masa depan kota,” tegasnya.

Antusiasme Peserta

Kegiatan sosialisasi ini disambut antusias oleh para peserta. Banyak anggota PKK yang menyampaikan pandangan dan pertanyaan seputar peran perempuan dalam politik hingga cara efektif mengedukasi keluarga tentang pemilu.

Herawati, salah satu peserta dari PKK Balikpapan Utara, mengaku mendapat banyak ilmu baru. “Selama ini kami hanya melihat politik dari jauh. Ternyata peran perempuan sangat penting, bukan hanya memilih saat pemilu, tapi juga mendidik anak-anak agar tidak apatis terhadap demokrasi,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, Sutadi berharap ibu-ibu PKK bisa menjadi duta pendidikan politik di lingkungannya. “Kami ingin setelah kegiatan ini, ibu-ibu bisa menularkan ilmu yang didapat kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat luas. Dengan begitu, demokrasi kita bukan hanya prosedural, tapi juga substantif,” pungkasnya.***

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses