Ketua Dekranasda Balikpapan Dorong Kreativitas Perajin: Kita Berkarya untuk Cinta pada Kota Ini

BALIKPAPAN,Inibalikpapan com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Balikpapan, Hj Nurlena Rahmad Mas’ud, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kreativitas para perajin lokal agar mampu menghasilkan produk unggulan yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga mencerminkan identitas kota.

Menurutnya, keberadaan motif khas Balikpapan seperti Lora dan Mona bukan sekadar ornamen, tetapi simbol kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah. Motif tersebut kini terus dikembangkan dan dikreasikan menjadi beragam produk, termasuk batik, yang semakin diminati masyarakat.

“Melaksanakan dan mengembangkan kreativitas itu penting. Ke depannya, kita ingin Balikpapan semakin dikenal melalui karya-karya pengrajinnya. Motif-motif khas seperti Lora dan Mona telah kita kreasikan menjadi batik yang membanggakan. Inilah bentuk cinta kita pada kota ini,” ujar Nurlena, Sabtu (6/12/2025).

Ia berharap para perajin tidak terjebak pada persaingan yang tidak sehat, tetapi fokus pada pengembangan karya. Menurutnya, nilai sebuah kerajinan tidak hanya lahir dari teknik dan bahan, tetapi juga dari ketulusan hati pembuatnya.

“Pengrajin jangan melihat unsur lain di luar karya. Yang perlu dipikirkan adalah bagaimana kita bisa terus berkarya untuk Balikpapan. Jika dikerjakan dengan hati, karya itu akan membawa manfaat bagi banyak orang,” jelasnya.

Dekranasda, lanjut Nurlena, akan terus memberikan pendampingan, ruang promosi, serta kesempatan bagi para perajin untuk memperkenalkan produk mereka ke berbagai kegiatan lokal maupun nasional. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM kerajinan serta memperluas pasar.

“Kita ingin produk Balikpapan tidak hanya dikenal di daerah, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional. Potensi itu ada, tinggal bagaimana kita bersama-sama menjaga kualitas dan kreativitas,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nurlena juga menyampaikan pesan bijak kepada para perajin. “Setiap karya adalah doa. Setiap jahitan, ukiran, dan goresan warna adalah wujud cinta kita pada kota ini. Bila cinta dirawat dengan kerja keras dan ketulusan, hasilnya akan menjadi kebanggaan yang abadi.”

Ia menegaskan bahwa Dekranasda akan terus hadir sebagai wadah pembinaan dan pengembangan kreativitas para perajin, sekaligus sebagai pendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di Balikpapan.

“Dengan cinta, karya tumbuh. Dengan kebersamaan, Balikpapan maju,” tutupnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses