Kick-Off Elektronifikasi Parkir Balikpapan Permai, BI Dorong Digitalisasi Layanan Publik

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Bank Indonesia (BI) terus mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah di Kota Balikpapan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Kick-Off Elektronifikasi Parkir di kawasan Balikpapan Permai yang digelar sebagai bagian dari implementasi program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Robi Ariadi menyampaikan, bahwa elektronifikasi parkir merupakan langkah strategis dalam memperluas transaksi nontunai pada sektor layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

“Elektronifikasi parkir ini menjadi bagian dari transformasi digital daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik, sebagaimana arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional TPID dan TP2DD pada 28 November 2025,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).

Ia menegaskan, sinergi yang kuat antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, perbankan, serta pelaku industri sistem pembayaran menjadi kunci utama agar transformasi digital di daerah dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak nyata. Tidak hanya meningkatkan PAD, namun juga memperkuat ketahanan fiskal serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Bank Indonesia menyalurkan Program Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (PIKEKDA) kepada kelompok juru parkir binaan Dinas Perhubungan Kota Balikpapan. Bantuan tersebut berupa 19 unit mesin Electronic Data Capture (EDC) beserta jaringan internet, serta sarana edukasi kepada masyarakat seperti banner, tenda, dan rompi.

“Setiap transaksi yang tercatat secara digital akan memperkuat pengawasan publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Pada akhirnya, ini akan mendukung terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang bersih, efektif, dan berintegritas,” jelasnya.

Selain pada sisi penerimaan daerah, BI juga mendorong digitalisasi pada sisi belanja pemerintah daerah melalui pemanfaatan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD). Implementasi KKPD dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, sekaligus memperbesar peran UMKM lokal dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Ke depan, elektronifikasi tidak hanya akan difokuskan pada sektor parkir, tetapi juga diperluas ke layanan publik strategis lainnya seperti retribusi pasar, transportasi publik, persampahan, pariwisata, serta layanan pemerintah daerah lainnya.

Kick-Off Elektronifikasi Parkir Balikpapan Permai ini diharapkan menjadi milestone penting dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif, modern, dan berkelanjutan di Kota Balikpapan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses