Konflik Timur Tengah, Keberangkatan Jamaah Umrah Balikpapan Ditunda Sementara

Meninggal Jemaah Haji Balikpapan
Kasie Urusan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Balikpapan H. Suharto

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Memanasnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel mulai berdampak pada arus perjalanan internasional, termasuk keberangkatan jamaah umrah asal Balikpapan. Situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah dinilai berisiko terhadap jalur penerbangan menuju Arab Saudi.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kota Balikpapan, Suharto Baijuri, mengatakan seluruh keberangkatan jamaah umrah untuk sementara ditunda, setidaknya hingga satu minggu ke depan. Penundaan ini dilakukan sambil menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat.

“Kita masih menunggu arahan dari Kemenag pusat seperti apa regulasinya. Sampai sekarang belum ada laporan resmi terkait jamaah yang terdampak, baik jadwal keberangkatan maupun kepulangannya,” ujar Suharto saat dihubungi, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, hingga kini belum ada jamaah yang secara resmi melaporkan penundaan atau kendala keberangkatan. Meski demikian, pihaknya mengimbau seluruh calon jamaah dan biro travel untuk tidak memaksakan keberangkatan di tengah situasi yang belum kondusif.

“Kami mengimbau kalau bisa tidak perlu berangkat dulu. Ditunda saja dulu daripada memaksakan diri, nanti sampai di sana justru tidak bisa kembali, kasihan jamaah,” jelasnya.

Di Balikpapan sendiri tercatat ratusan travel umrah beroperasi, namun hanya sekitar 50 travel resmi yang melaporkan data jamaahnya ke Kemenag. Kondisi ini dinilai menyulitkan proses pendataan dan monitoring apabila terjadi keadaan darurat.

Sementara itu, jamaah asal Balikpapan yang saat ini berada di Arab Saudi masih menjalankan ibadah umrah seperti biasa. Beberapa di antaranya bahkan dijadwalkan pulang dalam waktu dekat.

Informasi dari pihak maskapai menyebutkan penerbangan Garuda Indonesia dari Jeddah ke Indonesia masih dijadwalkan beroperasi. Namun, sejumlah maskapai lain memilih menghentikan sementara penerbangan dengan alasan keselamatan.

Kemenag Balikpapan menegaskan akan menunggu pernyataan resmi dari Menteri Agama sebelum mengambil langkah lanjutan dan mengimbau masyarakat untuk bersabar serta memantau informasi resmi pemerintah.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses