Korban Kecelakaan Kapal di Pelabuhan Semayang Balikpapan Bertambah, Tiga Orang Tewas
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Jumlah korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kapal di Pelabuhan Semayang Balikpapan pada Selasa (27/1), bertambah menjadi tiga orang. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah proses evakuasi yang berlangsung berjam-jam akibat tertindih muatan kendaraan berat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan, Dody Setiawan, mengatakan proses evakuasi menghadapi kendala karena posisi korban terjepit di antara kendaraan dan muatan truk yang saling bertumpuk di dalam kapal.
“Korban pertama ditemukan di dalam kendaraan, terjepit pada posisi pengemudi. Proses evakuasi membutuhkan waktu karena kondisi kendaraan tertindih muatan,” ujar Dody Setiawan saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Korban pertama berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.20 Wita. Sementara dua korban lainnya ditemukan di bagian belakang kendaraan, namun berada di luar mobil. Keduanya tertimpa muatan truk yang bergeser akibat kondisi kapal yang tidak stabil.
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kedua pada pukul 14.45 Wita, disusul korban ketiga lima menit kemudian, tepatnya pukul 14.50 Wita. Kedua korban terakhir diketahui berjenis kelamin perempuan.
Dody menjelaskan, informasi awal diterima dari keluarga korban yang hendak melakukan perjalanan menuju Grogot. Dalam laporan tersebut disebutkan masih ada dua orang yang belum ditemukan pascakejadian.
“Setelah dilakukan asesmen dan pencarian lanjutan di lokasi, dua orang yang dilaporkan hilang tersebut berhasil ditemukan. Namun, keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.
Hingga saat ini, identitas lengkap para korban masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Berdasarkan informasi awal, satu korban diketahui lahir pada tahun 1961 dan satu korban lainnya pada tahun 1964. Proses identifikasi lanjutan masih terus dilakukan.
Dalam proses evakuasi, tim SAR harus mensterilkan lokasi terlebih dahulu demi keselamatan petugas. Sejumlah muatan kendaraan terpaksa dikurangi untuk membuka akses menuju korban.
“Untuk memastikan keselamatan tim, lokasi kejadian harus disterilkan terlebih dahulu. Muatan kendaraan kami kurangi sebelum proses evakuasi dapat dilakukan secara maksimal,” kata Dody.
Seluruh korban telah dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, pihak terkait masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti insiden kecelakaan kapal tersebut.***
BACA JUGA
