Korsleting Picu Kebakaran Hebat di Gunung Sari Ulu Balikpapan, Puluhan Rumah Ludes Terbakar
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kebakaran besar kembali melanda Kota Balikpapan. Kali ini, amukan si jago merah meluluhlantakkan kawasan padat penduduk di RT 53 Kelurahan Gunung Sari Ulu, Balikpapan Tengah, pada Sabtu dini hari, 12 Juli 2025. Sedikitnya puluhan rumah warga hangus terbakar, diduga akibat korsleting listrik.
Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 23.35 WITA, saat sebagian besar warga tengah tertidur lelap. Dalam hitungan menit, api yang diduga berasal dari salah satu rumah warga langsung membesar dan menjalar cepat ke bangunan lain, memicu kepanikan massal.
Mayoritas bangunan yang terbakar terbuat dari material kayu, yang mempercepat penyebaran api. Warga yang terbangun oleh teriakan dan kobaran api hanya bisa menyelamatkan diri dengan barang seadanya. Beberapa saksi mata mengaku melihat percikan api dari atap sebelum kobaran besar menyelimuti area tersebut.
Petugas pemadam kebakaran bersama relawan segera diterjunkan ke lokasi, namun akses jalan sempit dan padatnya permukiman membuat proses pemadaman berlangsung dramatis. Api baru berhasil dikendalikan menjelang subuh setelah belasan unit armada dikerahkan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pemerintah Kota Balikpapan tengah melakukan pendataan serta mendirikan posko darurat untuk para korban.
Peringatan Keras bagi Warga Kota
Insiden ini kembali menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di wilayah padat penduduk. Instalasi listrik yang tidak standar, kabel usang, dan sambungan liar menjadi kombinasi mematikan yang kerap memicu kebakaran di perkotaan.
Pihak berwenang mengimbau warga untuk:
- Memastikan instalasi listrik rumah memenuhi standar keselamatan,
- Menghindari penggunaan kabel bertumpuk dan colokan berlebih,
- Melakukan pemeriksaan berkala terhadap perangkat kelistrikan.
Kejadian ini menjadi alarm serius bagi kota Balikpapan, yang dalam setahun terakhir mencatat peningkatan kasus kebakaran di kawasan permukiman padat. Langkah preventif dan edukasi kepada masyarakat harus ditingkatkan demi mencegah tragedi serupa terulang.
BACA JUGA
