Kunjungan Wisata Balikpapan 2026 Capai 29 Ribu Orang, Disporapar Akui Terjadi Penurunan

Kepala Disporapar Balikpapan Ratih Kusuma
Kepala Disporapar Balikpapan Ratih Kusuma

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan mencatat total kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2026 mencapai 29.250 orang dengan total pendapatan sebesar Rp579.620.000.

Kepala Disporapar Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan bahwa capaian tersebut secara umum masih sesuai dengan target, meskipun jika dibandingkan tahun sebelumnya mengalami penurunan.

“Kalau dilihat dari angka, memang ada penurunan. Namun dalam kondisi saat ini, capaian tersebut masih bisa dikatakan sesuai target,” ujar Ratih, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, penurunan jumlah kunjungan tidak lepas dari semakin banyaknya destinasi wisata baru yang bermunculan di sekitar Balikpapan, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurut Ratih, kehadiran IKN turut memicu perkembangan destinasi wisata alternatif seperti Pantai Nisantara, Watu Beach, hingga kawasan wisata Plamaru dan Peringgodani. Hal ini menyebabkan penyebaran wisatawan menjadi lebih merata dan tidak terpusat di satu lokasi.

“Sekarang destinasi wisata semakin banyak. Wisatawan jadi punya banyak pilihan, sehingga kunjungan tidak lagi terkonsentrasi di satu tempat,” jelasnya.

Meski demikian, kondisi ini dinilai sebagai tantangan sekaligus peluang bagi pengelola destinasi wisata di Balikpapan untuk terus berinovasi.

Ratih menekankan pentingnya penambahan atraksi dan fasilitas guna meningkatkan daya tarik wisata. Beberapa pengembangan yang bisa dilakukan antara lain penyediaan wahana olahraga air seperti jet ski, aktivitas berkuda, hingga pengembangan konsep sport tourism.

Selain itu, fasilitas penunjang seperti penginapan atau villa juga perlu diperbanyak agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan untuk menginap.

“Ke depan kita harus memperkaya atraksi wisata. Bisa dengan menambah kegiatan seperti olahraga, rekreasi, hingga wellness tourism seperti yoga,” ujarnya.

Ia optimistis, dengan peningkatan kualitas destinasi dan inovasi atraksi, sektor pariwisata Balikpapan dapat kembali tumbuh dan bersaing di tengah berkembangnya kawasan wisata baru di sekitar IKN.

Ratih menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat juga menjadi kunci dalam mendorong kebangkitan pariwisata daerah.

“Dengan kerja sama semua pihak, kita harap pariwisata Balikpapan bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pendapatan daerah,” tutupnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses