Kunjungan Wisata di Balikpapan Meningkat, Watu Beach dan Pantai Lamaru Catat Lonjakan 65 Persen

Kepala Disporapar Balikpapan Ratih Kusuma

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Sektor pariwisata di Kota Balikpapan menunjukkan tren pertumbuhan yang positif menjelang akhir tahun. Berdasarkan data sementara Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan. Hampir seluruh destinasi wisata mengalami peningkatan jumlah kunjungan, baik kawasan pantai maupun destinasi wisata lainnya yang tersebar di sekitar 80 titik.

Meski data lengkap masih dalam tahap finalisasi, capaian awal ini dinilai cukup menggembirakan. Peningkatan kunjungan tercatat merata di berbagai destinasi, menandakan minat masyarakat terhadap wisata lokal terus mengalami pertumbuhan. 

Saat ini, Disporapar masih melakukan pendataan lapangan secara menyeluruh. Serta berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan keakuratan angka kunjungan.

Dari seluruh destinasi wisata yang ada, lonjakan tertinggi tercatat di kawasan Watu Beach dan pantai Lamaru. Kedua destinasi tersebut mengalami peningkatan kunjungan hingga 65 persen dibandingkan periode sebelumnya. 

Tren ini dinilai sejalan dengan meningkatnya minat wisatawan terhadap aktivitas luar ruang, khususnya wisata alam dan kegiatan camping.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan bahwa pantai masih menjadi destinasi favorit masyarakat karena dapat dikunjungi hampir setiap hari.

“Pantai menjadi pilihan utama wisatawan karena aksesnya yang mudah. Selain itu, saat ini masyarakat juga semakin tertarik dengan konsep camping dan wisata berbasis alam terbuka,” ujar Ratih, Senin (26/1/2026).

Tunggu Laporan Resmi

Secara keseluruhan, Ratih menyebutkan bahwa capaian kunjungan wisata Balikpapan masih berada pada jalur yang positif. Namun demikian, pihaknya tetap menunggu laporan resmi dan data final sebelum menyampaikan angka kunjungan secara menyeluruh kepada publik.

Peningkatan kunjungan wisata ini juga menjadi sinyal penting bagi penguatan peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Ke depan, Disporapar akan terus mendorong penguatan Pokdarwis sebagai ujung tombak pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat.

“Pokdarwis memiliki peran strategis dalam menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kualitas pelayanan wisata. Selain itu, keberadaannya juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar,” tambah Ratih.

Dengan pengelolaan yang berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat, pariwisata Balikpapan diharapkan tidak hanya tumbuh dari sisi angka kunjungan, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan kesejahteraan warga. 

Pariwisata bukan sekadar tentang jumlah wisatawan, melainkan juga tentang tanggung jawab bersama untuk menjaga destinasi agar tetap lestari bagi generasi mendatang.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses