Lalu Lintas Padat Merayap di Bulan Ramadan, Dishub Balikpapan Atur Langkah Cegah Kemacetan
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Lonjakan aktivitas menjelang berbuka puasa dan usai salat tarawih menjadi perhatian Pemerintah Kota Balikpapan selama Ramadan tahun ini. Untuk mengantisipasi kemacetan dan potensi kecelakaan, Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan empat pos pantau di titik-titik dengan mobilitas kendaraan tinggi.
Pos pantau tersebut mereka fungsikan sebagai pusat pengawasan arus lalu lintas sekaligus layanan pengaduan masyarakat. Warga dapat melaporkan kejadian kecelakaan, kemacetan, atau gangguan ketertiban lalu lintas yang berpotensi menghambat aktivitas selama bulan puasa.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurahman, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian guna memperkuat pengamanan di lapangan.
“Kami bekerja sama dengan Polres untuk menghadirkan pos pantau. Pos ini akan menjadi titik pengawasan sekaligus tempat pengaduan masyarakat ketika terjadi kecelakaan, kemacetan, ataupun hal-hal yang mengganggu kenyamanan warga dalam beraktivitas selama Ramadan,” ujar Fadli.
Empat pos pantau akan ditempatkan di Kilometer 13, Batu Ampar, kawasan Patimura tepatnya di Parkiran Klandasan, serta wilayah ring road. Lokasi tersebut dipilih karena kerap menjadi simpul kepadatan, terutama pada jam sibuk menjelang Magrib dan malam hari.
Menurut Fadli, persiapan teknis telah dimulai melalui rapat koordinasi internal dan lintas instansi. “Kami sudah mulai rapat sejak kemarin di kantor Dishub, dan hari ini kami bersiap menghadirkan empat pos pantau sebagai bukti bahwa Dishub berkomitmen mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama Ramadan,” katanya.
Ribuan Personel Siaga
Untuk mendukung operasional, sekitar 3.000 personel akan disiagakan secara bergantian. Petugas bertugas melakukan pengaturan lalu lintas, membantu penanganan insiden di jalan, serta berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan instansi terkait lainnya.
Terkait rekayasa lalu lintas, Dishub menyebut pola pengaturan tetap seperti biasa, namun langkah situasional akan diterapkan jika terjadi kepadatan signifikan.
“Rekayasa lalu lintas sudah sering kami lakukan. Jika terjadi sesuatu yang mengganggu kelancaran, petugas di pos pantau akan segera berkoordinasi untuk mengambil langkah cepat dan tepat,” ujarnya.
Fadli berharap pengamanan ini dapat menjaga suasana Ramadan tetap kondusif di Balikpapan. “Kami ingin memastikan suasana Ramadan di Balikpapan tetap tertib, aman, dan kondusif,” kata Fadli.***
BACA JUGA
