Langkah Awal John Herdman: Assessment 60 Pemain dan Evaluasi Kegagalan Piala Dunia 2026
JAKARTA, Inibalikpapan.com – Era baru Timnas Indonesia resmi dimulai. Setelah diperkenalkan oleh PSSI di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026), pelatih anyar John Herdman langsung tancap gas.
Alih-alih merombak total secara instan, pelatih berusia 50 tahun tersebut memilih melakukan pendekatan melalui “tahap mendengarkan” (assessment).
Herdman menegaskan bahwa prioritas jangka pendeknya adalah memahami mengapa Skuad Garuda gagal menembus putaran final Piala Dunia 2026, meski telah menunjukkan progres signifikan dalam dua tahun terakhir.
Bicara dengan Kapten Jay Idzes dan Cari “Celah” Kegagalan
John Herdman berencana melakukan diskusi mendalam dengan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes. Ia ingin menggali pengalaman taktis serta hambatan mental yang dialami pemain saat menghadapi laga-laga krusial sebelumnya.
“Kami akan mengambil waktu untuk mendengar dan memahami pengalaman mereka. Indonesia sebenarnya sudah melakukan hal yang baik, sudah sangat dekat,” ujar John Herdman saat konferensi pers, dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan.
Baginya, memahami perspektif pemain adalah kunci untuk bangkit. “Saya ingin bicara dengan kapten supaya paham kesulitannya, dan bagaimana mereka bisa bangkit dari kegagalan sebelumnya. Saya ingin mencari di mana celahnya,” imbuh eks pelatih Timnas Kanada tersebut.
Pondasi Awal: Mengontak 60 Pemain Potensial
Meski baru hari pertama, Herdman mengaku telah melakukan langkah proaktif dengan menghubungi sekitar 60 pemain. Daftar ini akan menjadi pondasi awal dalam membangun kekuatan baru Timnas Indonesia dan Timnas U-23.
“Saya sudah mengontak 60-an pemain untuk memberi tahu bahwa saya sudah di sini. Langkah penting berikutnya adalah melihat sistem performa dan memastikan semua masukan pemain saya dengar,” tegasnya.
Strategi John Herdman untuk Skuad Garuda:
- Assessment Jangka Pendek: Evaluasi teknis dan mental pemain pasca-kualifikasi Piala Dunia.
- Komunikasi Dua Arah: Menjalin kedekatan dengan pemain kunci (kapten) untuk membedah masalah ruang ganti.
- Pemetaan Potensi: Memantau 60 pemain untuk menjaring skuad terbaik di level senior dan kelompok umur.
- Target Olimpiade & Piala Dunia: Menggunakan pengalaman internasionalnya untuk menutup kekurangan tim saat ini
Rangkap Jabatan dan Visi Jangka Panjang
Sesuai kontrak yang disepakati selama dua tahun (dengan opsi perpanjangan), Herdman akan memegang kendali penuh di dua level: Timnas Senior dan Timnas U-23. Pengalamannya membawa tim ke ajang Olimpiade dan Piala Dunia diharapkan menjadi katalisator bagi prestasi Indonesia yang selama ini “hampir lolos”.
“Caranya adalah dengan melihat apa celah atau kekurangan dari mereka, lalu kita siapkan langkah untuk meraih apa yang ingin kita raih,” tutup pria kelahiran Inggris tersebut.
BACA JUGA
