Lebaran Hari Ketiga Balikpapan, Warga Padati Silaturahmi dari Pagi hingga Malam
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Lebaran hari ketiga Balikpapan berubah jadi momen paling sibuk bagi warga—bukan di jalan, tapi di ruang tamu. Dari pagi hingga malam, kunjungan silaturahmi terus berlangsung, mempertemukan keluarga, tetangga, hingga teman lama yang jarang bertemu.
Berbeda dari hari biasa yang padat aktivitas, hari ketiga Lebaran justru membuat ritme kota melambat. Banyak warga memilih tetap di rumah, menyambut tamu yang datang silih berganti.
Tak hanya keluarga inti, silaturahmi juga meluas ke tetangga hingga komunitas. Beberapa lingkungan bahkan menggelar pengajian bersama, tausiyah, hingga doa bersama.
Momen ini menjadi ruang untuk bertukar cerita lama, mempererat hubungan sosial, serta menghidupkan kembali kedekatan antarwarga.
Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud, menilai tradisi ini memiliki peran penting menjaga keharmonisan sosial.
Menurutnya, di tengah kehidupan kota yang cepat, silaturahmi menjadi pengikat yang menjaga hubungan antarwarga tetap kuat.
“Momentum Idulfitri ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarwarga. Silaturahmi bukan hanya tradisi, tetapi juga kekuatan sosial yang menjaga persatuan dan kebersamaan,” ujarnya.
Lebaran di Balikpapan menunjukkan satu hal penting: kemajuan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya hubungan sosial masyarakat.
Hari ketiga Lebaran menjadi pengingat sederhana—di tengah kesibukan dan perkembangan kota, kebersamaan tetap jadi kebutuhan yang tak tergantikan.***
BACA JUGA

