Lebih dari 30 Persen Warga Indonesia Curhat ke AI Ketika Sedih, Tanda Kesepian di Era Digital?
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini tidak lagi terbatas pada fungsi praktis seperti membantu belanja atau merencanakan liburan. Di Indonesia, AI mulai mengambil peran yang lebih personal: menjadi tempat curhat saat seseorang merasa sedih atau tidak bahagia.
Riset terbaru Kaspersky mengungkapkan bahwa lebih dari 30 persen pengguna di Indonesia memilih berinteraksi dengan AI ketika sedang sedih. Angka ini bahkan lebih tinggi ketimbang rata-rata global yang berada di kisaran 29 persen. Ini menandakan perubahan cara masyarakat mencari dukungan emosional di era digital.
Fenomena ini menunjukkan bahwa AI tidak lagi sekadar alat bantu. Tetapi mulai berlaku sebagai pendamping emosional, terutama oleh generasi muda yang tumbuh bersama teknologi.
“Kadang saya hanya ingin ada yang mendengarkan tanpa menghakimi. AI bisa merespons dengan cepat dan menenangkan, itu cukup membantu saat suasana hati sedang buruk,” ungkap salah satu responden survei dari Indonesia, melansir Suara, jaringan inibalikpapan.com.
Kecenderungan tersebut paling terlihat pada kelompok Generasi Z dan milenial. Dalam survei yang sama, 35 persen responden usia muda mengaku tertarik memanfaatkan AI sebagai sumber dukungan emosional. Sebaliknya, generasi yang lebih tua masih cenderung menjaga jarak, dengan hanya 19 persen responden berusia di atas 55 tahun yang mempertimbangkan berbicara dengan AI saat sedang kesal.
AI Jadi Teman Liburan Digital
Selain menjadi tempat berbagi perasaan, peran AI juga semakin terasa dalam aktivitas sehari-hari, terutama selama musim liburan akhir tahun 2025/2026. Popularitas AI melonjak signifikan sebagai asisten digital yang membantu berbagai kebutuhan praktis.
Sekitar 74 persen responden global menyatakan akan menggunakan AI untuk mendukung aktivitas liburan. Mulai dari mencari resep hingga merencanakan perjalanan. Antusiasme tertinggi datang dari kelompok usia 18–34 tahun, dengan 86 persen responden mengaku berniat mengandalkan AI.
AI paling banyak dimanfaatkan untuk mencari resep makanan (56 persen), menentukan restoran dan akomodasi (54 persen), mencari ide hadiah dan dekorasi liburan (50 persen), serta mengisi waktu luang dengan berbagai rekomendasi aktivitas (50 persen).
Tak hanya itu, separuh responden juga memanfaatkan AI sebagai asisten belanja virtual, mulai dari menyusun daftar belanja, membandingkan harga, hingga menganalisis ulasan produk sebelum membeli.
Nyaman, Tapi Tetap Waspada
Meski AI menawarkan kenyamanan, para ahli mengingatkan bahwa penggunaan AI tetap perlu kewaspadaan, terutama terkait keamanan dan privasi data.
“Seiring pesatnya perkembangan model LLM, kemampuan AI untuk terlibat dalam dialog yang terasa personal memang semakin meningkat,” ujar Vladislav Tushkanov, Manajer Grup di Kaspersky AI Technology Research Center.
Namun, ia menegaskan bahwa AI tetap belajar dari data internet yang tidak sepenuhnya bebas dari kesalahan maupun bias.
“Sangat disarankan untuk menyikapi saran AI dengan skeptisisme yang sehat dan menghindari berbagi informasi secara berlebihan,” tambahnya.
Kaspersky juga mengingatkan pengguna untuk selalu memeriksa tautan oleh chatbot AI, karena berpotensi mengarah pada phishing atau konten berbahaya. Oleh karena itu, penggunaan solusi keamanan siber berbasis AI penting untuk meminimalisasi risiko.
Privasi Tetap Jadi Kunci
Di balik percakapan yang terasa personal, pengguna perlu menyadari bahwa sebagian besar chatbot AI dimiliki oleh perusahaan komersial dengan kebijakan pengumpulan data masing-masing.
“AI mungkin terasa seperti teman yang aman untuk berbagi perasaan, tapi jangan lupa data tetaplah data,” ujar Tushkanov dalam keterangan resminya, Jumat (2/1/2026).
Fenomena curhat ke AI ini menjadi cerminan perubahan relasi manusia dengan teknologi. Di satu sisi, AI memberi rasa didengar dan kemudahan. Di sisi lain, kesadaran akan batasan, privasi, dan keamanan tetap menjadi kunci agar teknologi tidak menggantikan peran manusia sepenuhnya.***
BACA JUGA
