Lebih Sehat dan Menyegarkan, Ini 7 Rekomendasi Menu Buka Puasa Ramadan Tanpa Gorengan
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Saat azan Magrib berkumandang, gorengan sering jadi incaran pertama di meja makan. Rasanya gurih dan renyah memang menggoda.
Namun, jika dikonsumsi terlalu sering, makanan yang digoreng dengan banyak minyak bisa membuat perut terasa tidak nyaman, mudah kembung, bahkan memicu asam lambung.
Selain itu, gorengan umumnya tinggi kalori dan lemak, apalagi jika dimasak dengan minyak yang dipakai berulang kali. Karena itu, memilih menu berbuka yang lebih ringan dan menyegarkan bisa membantu tubuh kembali bertenaga tanpa rasa begah.
Berikut tujuh pilihan menu buka puasa tanpa gorengan yang tetap lezat dan menyehatkan, dilansir dari Suara, jaringan inibalikpapan.com:
1. Ubi Rebus

Ubi rebus bisa menjadi pengganti gorengan yang sama-sama mengenyangkan tetapi jauh lebih sehat. Rasanya manis alami sehingga tidak memerlukan tambahan gula.
Sebagai sumber karbohidrat kompleks dan serat, ubi membantu memberikan energi yang lebih stabil setelah seharian berpuasa. Teksturnya yang lembut juga ramah di lambung.
Cukup kukus atau rebus hingga empuk, lalu sajikan hangat sebagai takjil sederhana.
2. Buah Potong Segar

Buah segar menjadi pilihan paling praktis dan menyegarkan saat berbuka. Kandungan air yang tinggi pada semangka, melon, atau pepaya membantu mengganti cairan tubuh yang hilang.
Selain itu, buah juga kaya vitamin dan mineral yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh selama Ramadan.
Agar lebih praktis, buah bisa dipotong sejak siang hari dan disimpan dalam lemari pendingin.
3. Smoothie Buah

Jika ingin variasi lain selain buah potong, smoothie bisa jadi alternatif menarik. Perpaduan pisang, stroberi, mangga, atau nanas dengan yogurt atau susu rendah lemak menghasilkan minuman takjil yang lembut dan mengenyangkan.
Smoothie memberi rasa manis alami tanpa perlu tambahan gula berlebihan, sekaligus memberikan asupan serat dan protein ringan.
Sajikan dalam keadaan dingin agar lebih segar setelah seharian berpuasa.
4. Puding Chia Seed

Chia seed dikenal kaya serat dan protein nabati. Saat direndam, biji kecil ini akan mengembang dan membentuk tekstur seperti puding.
Campurkan chia seed dengan susu almond atau yogurt rendah lemak, lalu simpan di kulkas selama beberapa jam. Tambahkan potongan buah di atasnya untuk rasa lebih nikmat.
Menu ini ringan, mengenyangkan, dan cocok untuk berbuka sebelum makan utama.
5. Salad Sayur

Salad sayur bisa menjadi pilihan berbuka yang segar dan ringan. Kombinasi selada, tomat, mentimun, dan wortel memberikan asupan serat yang baik untuk pencernaan.
Kandungan vitamin dan mineralnya membantu tubuh tetap fit selama Ramadan. Agar tetap sehat, gunakan saus sederhana berbahan dasar minyak zaitun atau perasan lemon.
Salad cocok dikonsumsi sebelum makan besar agar tidak berlebihan saat menyantap hidangan utama.
6. Gado-Gado

Bagi yang ingin menu lokal dengan cita rasa lebih kaya, gado-gado bisa menjadi pilihan. Sayuran rebus seperti kangkung, kol, dan tauge dipadukan dengan tahu, tempe, serta telur sebagai sumber protein.
Bumbu kacangnya memberikan rasa gurih sekaligus energi tambahan. Meski begitu, sebaiknya gunakan bumbu secukupnya agar tidak terlalu berat.
Gado-gado bisa menjadi menu lengkap yang mengenyangkan tanpa harus digoreng.
7. Bubur Kacang Hijau

Bubur kacang hijau merupakan takjil tradisional yang kaya protein nabati dan serat. Agar lebih sehat, santan bisa diganti dengan susu rendah lemak atau cukup menggunakan air rebusan daun pandan untuk aroma.
Rasanya tetap lezat dan hangat di perut, cocok dinikmati saat berbuka maupun sahur.
Menu ini juga praktis karena bisa dibuat dalam jumlah banyak dan disimpan untuk beberapa hari.
Pilih Menu Ringan Agar Tubuh Tetap Nyaman
Berbuka puasa sebaiknya dilakukan secara bertahap. Mulai dari yang ringan dan menyegarkan, lalu lanjutkan dengan makanan utama yang seimbang.
Dengan mengurangi gorengan dan memilih menu yang direbus, dikukus, atau disajikan segar, tubuh akan terasa lebih nyaman dan tetap bertenaga untuk menjalankan ibadah malam.***
BACA JUGA
