Libatkan 850 Pekerja, Kilang Pertamina Balikpapan Mulai Pemeliharaan Rutin dengan Penekanan Keselamatan
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan resmi memulai rangkaian pemeliharaan rutin Kilang Balikpapan 2 Tahun 2026 yang melibatkan ratusan pekerja dan kontraktor. Penanda dimulainya kegiatan tersebut dilakukan melalui Grand Safety Talk Pemeliharaan Rutin sekaligus pembukaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2026.
Kegiatan berlangsung di Jl. 113 Sisi Timur Ruang Pusat Pengendali Kilang (RPPK) Balikpapan 2, Senin (19/1/2026), dan dihadiri jajaran manajemen PT KPI Unit Balikpapan, pekerja, mitra kerja, serta kontraktor yang terlibat langsung dalam pemeliharaan kilang.
Pemeliharaan rutin ini menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan keandalan operasi kilang, sekaligus menjaga aspek keselamatan kerja di area dengan tingkat risiko tinggi. Tema Bulan K3 Tahun 2026 yang diusung PT KPI Unit Balikpapan adalah “Memperkuat Akuntabilitas Pimpinan dan Kepatuhan Pekerja dalam Membangun Budaya HSSE Pertamina yang Inklusif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan”.
Manager Turn Around PT KPI Unit Balikpapan, Ryan Arianto, dalam laporan kesiapan menyampaikan bahwa Pit Stop Balikpapan 2 Tahun 2026 akan berlangsung selama 27 hari kalender, mulai 19 Januari hingga 14 Februari 2026. Pemeliharaan dilakukan melalui sistem kerja 24 jam dengan pembagian dua hingga tiga shift.
“Total job list yang akan dikerjakan sebanyak 481 pekerjaan, dengan perbaikan dan perawatan pada 118 stationary equipment, 141 instrument equipment, 6 rotating equipment, dan 16 electrical equipment. Kegiatan ini melibatkan 18 kontraktor dengan estimasi tenaga kerja sekitar 850 pekerja,” jelas Ryan.
Ryan menegaskan bahwa seluruh rangkaian pekerjaan mengusung slogan OTOBOSQ (On Time, On Budget, On Safety & Quality), di mana aspek keselamatan menjadi prioritas utama selama proses pemeliharaan berlangsung.
“Kami ingin memastikan seluruh pekerja datang dengan selamat dan pulang dengan selamat. Terapkan body system, jangan bekerja sendirian dan lakukan intervensi jika melihat kondisi tidak aman. Safety adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan Grand Safety Talk diawali dengan Safety Pause dan AKHLAK Moment, dilanjutkan laporan kesiapan pemeliharaan rutin, serta penyerahan simbolis Equipment Release Card sebagai tanda dimulainya pekerjaan. Acara juga diisi dengan penyerahan bendera K3, penandatanganan komitmen keselamatan antara PT KPI Unit Balikpapan dan kontraktor, serta doa bersama.
Sementara itu, General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Novie Handoyo Anto, menekankan bahwa Grand Safety Talk menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran keselamatan kerja di lingkungan kilang.
“Kegiatan ini menandai dimulainya pemeliharaan rutin Balikpapan 2 dan sekaligus pembukaan Bulan K3 PT KPI RU V Balikpapan Tahun 2026. Area kilang adalah lingkungan kerja dengan risiko tinggi, sering kali risikonya tidak terlihat. Oleh karena itu, body system atau saling menjaga antar pekerja menjadi sangat penting,” ujar Anto.
Ia juga mengingatkan seluruh pekerja dan kontraktor, termasuk yang baru pertama kali bekerja di area kilang, agar disiplin mengikuti arahan pimpinan serta mematuhi seluruh prosedur keselamatan kerja.
“Di kilang dipenuhi dengan alat-alat yang memiliki tekanan tinggi, tegangan tinggi dan berbagai potensi bahaya lainnya. Siapa pun, tanpa melihat jabatan, berhak dan wajib saling mengingatkan apabila melihat pekerjaan yang tidak aman,” tegasnya.
Novie berharap Pit Stop Balikpapan 2 Tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan selamat sesuai dengan prinsip OTOBOSQ. Keberhasilan pemeliharaan ini dinilai berperan penting dalam menjaga keandalan kilang, yang berdampak langsung pada ketahanan energi nasional.
“Semoga setiap doa yang kita panjatkan, baik dari keluarga maupun lingkungan sekitar, menjadi penguat agar seluruh rangkaian pekerjaan dapat diselesaikan dengan selamat dan berkualitas,” tutup Anto.***
BACA JUGA
