B A L I K P A P A N, Inibalikpapan.com – Maskapai Lion Air membuka penerbangan langsung dari Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan tujuan Madinah dan Jeddah, Arab Saudi.

Penerbangan langsung tersebut bagian dari program 9 hari, berlaku mulai 28 Januari 2023 dalam upaya mendukung ekosistem penyelenggaraan umrah khususnya bagi warga Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Memberi kemudahan perjalanan bagi warga Kota Balikpapan, Bontang, Berau,  Kutai Barat, Kutai Timur, Samarinda dan Tanjung Selor. Termasuk Malinau, Tarakan, Palangka Raya serta wilayah lain.

Adapun jadwal penerbangan Balikpapan – Madinah berangkat pukul 09.45 tiba 17.15. kemudian Jeddah – Balikpapan berangkat pukul 20.23 tiba 13.25.  Terdapat perbedaan waktu, Balikpapan menurut Waktu Indonesia Tengah (GMT+ 08), Madinah dan Jeddah (GMT+ 03)

Himbauan perjalanan, setiap jamaah agar mempersiapkan dokumen perjalanan mengikuti persyaratan yang berlaku. Memastikan kesehatan pribadi, perlengkapan dan peralatan kesehatan sesuai anjuran tim medis

harap dibawa.

Penggunaan barang elektronik seperti telepon genggam, powerbank, laptop mengikuti peraturan penerbangan. Layanan umrah mengupayakan tingkat kinerja ketepatan waktu

Memahami ketentuan membawa barang bawaan dan bagasi tetap sesuai ketentuan yang berlaku. dalam kaitan perjalanan udara sesuai aspek keselamatan,

Lion Air telah mewajibkan dan menghimbau kepada seluruh jamaah antara lain agar tidak membawa barang berbahayake pesawat, tidak menerima titipan barang dalam bentuk apapun dari orang lain ke dalam pesawat.

Barang elektronik harus dilepas dari baterainya serta penggunaan pengisi daya mandiri atau baterai portabe harus sesuai kriteria dari segi kapasitas yang boleh dibawa ke dalam kabin dan tidak diperbolehkan untuk digunakan selama penerbangan.

Penerbangan langsung umrah dari Balikpapan menjadi embarkasi baru ke-10 setelah:

1. Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta di Tangerang (CGK)

2. Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB) 3. Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulawesi Selatan (UPG).

4. Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO)

5. Bandar Udara Internasional Kertajati Majalengka, Jawa Barat (KJT)

6. Bandar Udara Internasional Minangkabau di Padang, Sumatera Barat (PDG) 7. Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Aceh di Aceh Besar, Aceh (BTJ)

8. Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH) \9. Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau (PKU)

Comments

comments

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Exit mobile version