LKPJ 2025 Disampaikan, Kinerja Pemkot Balikpapan Positif

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menyerahkan LPKJ 2025 ke DPRD.(Foto:Inibalikpapan.com/Samsul).

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan, Senin (6/4/2026). 

Penyampaian dilakukan oleh Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mewakili Wali Kota.

Dalam pengantarnya, Bagus Susetyo mengawali dengan ungkapan syukur atas terselenggaranya rapat paripurna tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah memberikan ruang untuk memaparkan kinerja Pemerintah Kota Balikpapan selama satu tahun terakhir.

“LKPJ ini merupakan gambaran umum pelaksanaan pemerintahan daerah, termasuk realisasi anggaran dan capaian kinerja yang mengacu pada RPJMD 2021–2026 serta RKPD Tahun 2025,” ujar Bagus.

Sepanjang 2025, Balikpapan mencatatkan sejumlah capaian positif. Kota ini berhasil meraih 24 penghargaan, terdiri dari enam penghargaan tingkat nasional, 14 tingkat provinsi, dan tiga tingkat regional. Di tingkat nasional, Balikpapan kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan serta predikat Kota Layak Anak kategori utama.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan Kota Balikpapan menunjukkan lonjakan signifikan. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 10,24 persen, meningkat tajam dibandingkan 2024 sebesar 3,23 persen. Sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 48,31 persen, disusul konstruksi dan transportasi.

Indikator sosial juga mengalami perbaikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 83,23 dan menempatkan Balikpapan di posisi kedua di Kalimantan Timur. Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 5,84 persen, sementara angka kemiskinan juga menurun dari 2,23 persen menjadi 1,97 persen.

Realisasi Pendapatan Daerah

Dari sisi fiskal, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp4,13 triliun atau 97,10 persen dari target Rp4,26 triliun. Sementara belanja daerah terealisasi Rp4,27 triliun atau 89,90 persen dari anggaran Rp4,75 triliun. Secara umum, pelaksanaan program di berbagai sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur menunjukkan capaian di atas 85 persen.

Meski demikian, pemerintah daerah mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Di antaranya penanganan banjir, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan serta kesehatan, hingga pengentasan kemiskinan dan pengangguran.

“Ke depan, pengelolaan keuangan daerah akan terus diperkuat melalui perencanaan yang matang dan sistem pengawasan internal yang lebih efektif,” kata Bagus.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Balikpapan untuk terus mendorong pembangunan kota sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) yang nyaman, modern, dan sejahtera dalam bingkai Madinatul Iman. Dukungan DPRD dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan.

Rapat paripurna yang berlangsung hingga pukul 11.30 Wita tersebut berjalan aman dan lancar. DPRD Kota Balikpapan selanjutnya akan menindaklanjuti LKPJ melalui pembahasan dan rekomendasi. Termasuk penguatan fungsi pengawasan internal melalui pembentukan panitia khusus (pansus).(***/Adv Diskominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses