Masjid Negara IKN Siap Gunakan Tarawih Ramadan 2026, Gereja Basilika Rampung Mei

Wakil Menteri Agama RI, Romo Muhammad Syafi’i, meninjau langsung progres pembangunan sejumlah rumah ibadah di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Wakil Menteri Agama RI, Romo Muhammad Syafi’i, meninjau langsung progres pembangunan sejumlah rumah ibadah di Ibu Kota Nusantara (IKN) / Pemprov

NUSANTARA, Inibalikpapan.com – Ibu Kota Nusantara (IKN) bersiap menjadi pusat kerukunan umat beragama di Indonesia. Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Romo Muhammad Syafi’i, memastikan bahwa pembangunan rumah ibadah ikonik di kawasan IKN, yakni Masjid Negara dan Gereja Basilika Nusantara, akan segera fungsional dalam waktu dekat.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dalam menyambut agenda besar keagamaan nasional yang dijadwalkan berlangsung di IKN dalam beberapa bulan ke depan.

Salat Tarawih Perdana Menag di Masjid Negara

Kesiapan Masjid Negara menjadi prioritas utama pemerintah menyambut bulan suci Ramadan 1447 H. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dijadwalkan akan melaksanakan salat tarawih sekaligus memberikan tausiyah pada hari kedua Ramadan di masjid tersebut.

“Berdasarkan jawaban dari pihak Otorita, Masjid Negara pada tanggal tersebut sudah bisa digunakan sepenuhnya. Tinggal penyelesaian detail seperti pemasangan karpet dan meubelair. Artinya, pada 2 Ramadan insyaallah sudah siap,” ujar Wamenag optimistis.

Gereja Basilika: Lonceng dan Salib Didatangkan dari Belanda

Selain Masjid Negara, progres Gereja Basilika Nusantara juga menunjukkan tren positif. Bangunan ini diproyeksikan menjadi lokasi Pertemuan Uskup se-Indonesia pada Mei 2026 mendatang.

Beberapa poin penting terkait pembangunan Basilika:

  • Fungsi Utama: Rumah uskup dan fasilitas utama ditargetkan fungsional bulan depan.
  • Elemen Ikonik: Pemasangan lonceng dan salib memerlukan penanganan khusus karena materialnya didatangkan langsung dari Belanda.
  • Target Mei: Dipastikan siap menyambut agenda besar para pemimpin umat Katolik se-Indonesia.

Ruang Ibadah Inklusif bagi Seluruh Agama

Komitmen pemerintah dalam menghadirkan moderasi beragama di IKN tidak berhenti di dua bangunan tersebut. Otorita IKN telah menyiapkan lahan untuk pembangunan rumah ibadah agama lainnya, meliputi:

  • Gereja Kristen
  • Pura
  • Vihara
  • Klenteng

Pembangunan rumah-rumah ibadah ini direncanakan mulai berjalan tahun ini atau paling lambat pada tahun 2027. “Ini adalah simbol nyata moderasi beragama. Pembangunan yang berdampingan ini bukan sekadar fisik, tapi pusat harmoni,” tambah Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq. / Pemprov / Otorita IKN

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses