Mengunjungi Klenteng Guang De Miao Balikpapan Jelang Imlek 2026, Warga Tionghoa Sambut Tahun Kuda Api
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, suasana khidmat terasa di Klenteng Guang De Miao Balikpapan. Pengurus bersama umat menggelar ritual tahunan pembersihan patung dewa-dewi dan altar sembahyang sebagai bagian dari persiapan menyambut pergantian tahun dalam kalender Tionghoa.
Tradisi yang dikenal sebagai “bersih-bersih altar” ini dilakukan dengan menurunkan patung-patung dewa dan dewi dari altar utama untuk dibersihkan secara menyeluruh. Tak hanya patung, meja altar, perlengkapan sembahyang, hingga ornamen klenteng turut dibersihkan secara gotong royong.
Ketua Klenteng Guang De Miao Balikpapan, Wiliam Chandra, mengatakan ritual ini rutin dilakukan setiap tahun dan memiliki makna spiritual mendalam.
“Dalam kepercayaan kami, menjelang Tahun Baru Imlek para dewa dan dewi dipercaya naik ke langit untuk memberikan laporan tahunan. Pada saat itulah kami melakukan pembersihan altar dan patung-patung sebagai simbol penyucian diri dan persiapan menyambut tahun yang baru,” ujar Wiliam.

Ia menjelaskan, di area utama klenteng terdapat 14 patung dewa-dewi yang dibersihkan. Secara keseluruhan, jumlah patung yang dirawat dan dibersihkan mencapai lebih dari 30 buah.
Proses pembersihan dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Patung-patung dibasuh menggunakan air bersih, dikeringkan, lalu ditempatkan kembali di altar. Sejumlah patung juga diganti pakaiannya sebagai simbol pembaruan dan harapan baru.
“Karena memasuki tahun yang baru, pakaian lama diganti dengan yang baru. Ini sebagai lambang harapan agar di tahun mendatang umat mendapatkan berkah dan pelayanan rohani yang lebih baik,” kata dia.
Selain sarat makna spiritual, kegiatan ini juga menjadi momentum kebersamaan. Seluruh proses dilakukan secara gotong royong oleh pengurus dan umat yang terlibat.
Tahun ini, Imlek memasuki Tahun Shio Kuda dengan elemen api. Dalam penafsiran feng shui, Shio Kuda melambangkan pergerakan cepat dan semangat yang menyala.
“Shio Kuda dengan elemen api melambangkan energi yang kuat dan dinamis. Peluang akan terbuka lebar, tetapi kita harus sigap dan bijaksana dalam mengambil kesempatan. Di sisi lain, unsur api juga mengingatkan agar kita lebih sabar dan mampu mengendalikan emosi,” tutur Wiliam.
Melalui ritual ini, pengurus berharap umat dapat menyambut Tahun Baru Imlek dengan hati yang bersih, penuh harapan, serta semangat baru dalam menjalani kehidupan di tahun mendatang.***
BACA JUGA
