Menhub: Kebijakan FWA Lebaran 2026 Efektif Urai Kepadatan Arus Mudik
JAKARTA, Inibalikpapan.com – Pemerintah optimis penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 akan lebih terkendali dibandingkan tahun sebelumnya. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menilai penerapan kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) atau pengaturan kerja fleksibel menjadi instrumen vital untuk memecah kepadatan arus mudik dan balik.
Kebijakan ini diharapkan mampu mendistribusikan pergerakan masyarakat agar tidak terkonsentrasi pada puncak arus yang biasanya memicu kemacetan parah.
FWA Tekan Penumpukan di H-3 dan H-5
Berdasarkan Survei Angkutan Lebaran 2026, kebijakan FWA yang berlaku bagi ASN dan pekerja swasta pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026 menunjukkan dampak positif.
Masyarakat kini cenderung menggeser rencana perjalanan mereka:
- Arus Mudik: Potensi penumpukan pada H-5 dan H-3 dapat ditekan karena masyarakat mulai bergerak lebih awal pada H-6 hingga H-8.
- Arus Balik: Kepadatan pada puncak arus balik (H+4 sampai H+6) diprediksi lebih merata karena banyak yang memilih kembali setelah H+8.
“Kebijakan ini memberi ruang bagi pengaturan perjalanan yang lebih aman. Dengan berkurangnya kepadatan pada periode tertentu, beban petugas di lapangan juga dapat lebih terkendali,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Minggu (15/2/2026).
Prediksi Pergerakan: 143,9 Juta Orang Siap Mudik
Menhub memaparkan hasil survei yang memperkirakan sebanyak 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan pada musim Lebaran tahun ini. Meski angka survei menunjukkan penurunan tipis sekitar 1,7 persen dibanding potensi tahun 2025, pemerintah tetap dalam posisi waspada tinggi.
Belajar dari pengalaman tahun 2025, di mana realisasi perjalanan (154 juta orang) melonjak jauh dari angka survei (146 juta orang), Menhub mengasumsikan jumlah tahun ini akan tetap tinggi.
“Dengan libur yang cukup panjang dan kebijakan FWA, periode pergerakan masyarakat bisa berlangsung selama dua minggu. Kami memperkirakan jumlahnya berpotensi sama dengan realisasi tahun kemarin,” kata Menhub.
Imbauan Menhub: Hindari Puncak Arus
Menhub mengimbau masyarakat untuk menjadi pemudik yang cerdas dengan merencanakan perjalanan lebih awal. Kedisiplinan masyarakat dalam memilih waktu keberangkatan di luar periode puncak sangat menentukan keberhasilan kelancaran lalu lintas secara nasional.
“Partisipasi masyarakat sangat penting agar distribusi pergerakan lebih merata. Pantau terus informasi cuaca dan patuhi arahan petugas di lapangan demi mudik yang selamat, aman, dan nyaman,” tutupnya. / kemenhub
BACA JUGA
