Menhut Raja Juli Antoni dan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Tanam Pohon di Ponpes Hidayatullah
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Momentum Ramadan 1447 H menjadi saksi kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan dalam menjaga kelestarian alam. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mendampingi Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam agenda silaturahmi dan buka puasa bersama di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Ahad (1/3/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon buah di kawasan pesantren yang dikenal sebagai pusat dakwah tersebut.
Rehabilitasi Hutan Berbasis Pesantren
Penanaman pohon buah oleh Menhut dan Gubernur menjadi simbol penguatan peran dunia pendidikan dalam menjaga ekosistem. Gubernur Rudy Mas’ud menilai, pelibatan pondok pesantren adalah langkah strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang sadar ekologi.
“Pesantren bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi juga ruang pembentukan kesadaran menjaga alam. Kami mengapresiasi sinergi Kementerian Kehutanan dalam memperkuat program rehabilitasi hutan dan lahan di Kaltim,” ujar Rudy Mas’ud.
Ia menegaskan, kolaborasi lintas sektor—termasuk dengan institusi pendidikan—adalah kunci keberhasilan program perhutanan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Menhut: Menanam Pohon adalah Amanah untuk Generasi Mendatang
Senada dengan Gubernur, Menhut Raja Juli Antoni menekankan bahwa kepedulian lingkungan harus menjadi gerakan berkelanjutan, bukan sekadar seremonial. Ia berharap nilai-nilai spiritualitas di bulan Ramadan dapat memperkuat semangat merawat alam sebagai bentuk amanah Tuhan.
“Menanam pohon bukan hanya soal menjaga tutupan lahan, tetapi bentuk cinta kita kepada generasi mendatang. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menumbuhkan semangat menjaga amanah, termasuk menjaga kelestarian hutan,” tegas Raja Juli Antoni di hadapan para santri.
Kehadiran Tokoh dan Pimpinan Hidayatullah
Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh sentral Hidayatullah, di antaranya:
- KH Haspi Arsyad (Ketua Umum DPP Hidayatullah).
- KH Latief Usman (Ketua Pembina Pesantren Hidayatullah Balikpapan).
- KH Arfan AU (Pimpinan Ponpes Hidayatullah Balikpapan).
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa santri, mencerminkan harapan agar Kaltim mampu menjadi role model nasional dalam pengelolaan hutan berkelanjutan yang bersinergi dengan nilai-nilai spiritual.
BACA JUGA
