Mobil Pajak Keliling Hadir di Masjid Namira, Sarana Edukasi Digital
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui strategi jemput bola. Salah satunya dengan menghadirkan mobil layanan pajak daerah keliling. Kali ini, Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) membuka layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di area Masjid Namira, Balikpapan Baru, Jumat (18/7/2025).
Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham, menegaskan bahwa mobil pajak keliling bukan sekadar program temporer, melainkan bagian dari transformasi sistem perpajakan daerah menuju pelayanan yang lebih modern, inklusif, dan partisipatif.
“Kami hadir langsung di lingkungan warga karena ingin membuktikan bahwa pelayanan pajak bisa makin dekat, mudah, dan cepat. Ini bentuk nyata komitmen kami membangun sistem perpajakan yang transparan dan berorientasi pada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Idham, mobil pajak keliling memberikan dua manfaat sekaligus. Pertama, memudahkan warga yang ingin membayar PBB tanpa harus datang ke kantor BPPDRD. Kedua, menjadi sarana edukasi publik mengenai layanan digital, khususnya aplikasi “Kontengan” (Konfirmasi Tunggakan dan Tagihan Pajak Online).
“Kami dorong masyarakat agar melek digital. Lewat Kontengan, warga bisa cek tagihan dan langsung melakukan pembayaran kapan saja, tanpa harus meninggalkan rumah. Jadi mobil pajak keliling ini tidak hanya melayani pembayaran langsung, tetapi juga menyosialisasikan sistem online yang lebih praktis,” jelasnya.
BPPDRD juga menjalin kerja sama dengan sektor perbankan, dalam hal ini Bank Kaltimtara, sebagai mitra resmi penerimaan pajak. Layanan tersedia baik secara tunai di lokasi mobil keliling, maupun non-tunai melalui kanal digital perbankan. Kolaborasi lintas sektor ini, lanjut Idham, penting untuk memperkuat ekosistem perpajakan daerah yang modern dan efisien.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya minat warga yang memanfaatkan layanan di sekitar Masjid Namira. Banyak warga merasa lebih praktis karena bisa membayar pajak di dekat tempat tinggal atau tempat ibadah, tanpa harus meluangkan waktu khusus untuk ke kantor pajak.
“Warga jelas terbantu dengan layanan ini. Banyak yang sibuk bekerja, sehingga belum sempat ke kantor pajak. Dengan mobil keliling, mereka bisa menyelesaikan pembayaran hanya dalam beberapa menit,” tuturnya lagi.
Idham memastikan mobil layanan pajak akan terus beroperasi secara bergilir di berbagai titik strategis di seluruh kecamatan di Balikpapan. Jadwal dan lokasi layanan dipublikasikan secara rutin melalui situs resmi dan media sosial BPPDRD Kota Balikpapan.
“Kami tidak menunggu warga datang, tapi justru mendekat. Semakin mudah aksesnya, semakin tinggi tingkat kepatuhan masyarakat. Inilah cara kami membangun kepercayaan publik sekaligus menumbuhkan budaya sadar pajak,” pungkasnya.***
BACA JUGA
