Musim Hujan, DLH Balikpapan Hanya Punya Dua Tim Pangkas Pohon: Jalur Padat Jadi Prioritas

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Curah hujan tinggi membuat risiko pohon tumbang meningkat di Balikpapan. Namun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan hanya mengandalkan dua tim pemangkasan untuk seluruh wilayah kota. Akibatnya, pemangkasan harus diprioritaskan di titik-titik yang dinilai paling membahayakan pengguna jalan.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengatakan keterbatasan armada dan personel memaksa pihaknya bekerja dengan strategi berbasis risiko.

“Dengan kondisi yang ada, kami fokus di jalur padat lalu lintas dan pohon-pohon tua yang berpotensi tumbang saat hujan deras disertai angin,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, keselamatan warga menjadi pertimbangan utama, terutama bagi pengendara yang setiap hari melintas di jalan-jalan utama kota.

Saat ini DLH Balikpapan hanya memiliki dua tim pemangkasan, masing-masing berisi 12 personel. Setiap tim menangani berbagai pekerjaan, mulai dari pemangkasan dahan hingga evakuasi batang pohon berukuran besar.

Meski jumlah tim terbatas, pemeliharaan pohon tetap dilakukan secara rutin berdasarkan jadwal yang telah disusun.

Pemangkasan saat ini dipusatkan di kawasan perkotaan, seperti Gunung Pasir dan sepanjang jalan-jalan utama yang memiliki aktivitas lalu lintas tinggi.

Sementara itu, Balikpapan Timur telah masuk dalam agenda pemangkasan tahun ini, setelah sebelumnya kegiatan serupa dilakukan di Balikpapan Utara hingga Kilometer 12.

“Balikpapan Timur tetap kami tangani. Namun, karena hujan masih intens, wilayah kota yang risikonya lebih besar kami dahulukan,” jelas Sudirman.

Peran Warga Jadi Penentu Prioritas

DLH Balikpapan juga mengandalkan laporan masyarakat untuk mempercepat penanganan. Pohon yang dinilai rawan tumbang dan berpotensi membahayakan akan dimasukkan dalam skala prioritas.

“Laporan warga sangat membantu kami menentukan lokasi yang perlu segera ditangani,” katanya.

Dengan strategi pemangkasan berbasis risiko ini, DLH Balikpapan berharap potensi kecelakaan akibat pohon tumbang dapat ditekan, meski di tengah keterbatasan armada dan personel.

Musim hujan masih berlangsung, dan kewaspadaan warga tetap dibutuhkan saat melintas di bawah pepohonan besar, terutama di jalur-jalur sibuk kota.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses