Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Penajam, Polres PPU Ingatkan Motoris Jangan Overload
PENAJAM, Inibalikpapan.com – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Penajam Paser Utara (PPU) memperketat pengawasan di jalur penyeberangan laut guna menjamin keselamatan pemudik Lebaran 1447 Hijriah. Patroli intensif difokuskan di dua titik vital, yakni Pelabuhan Kelotok dan Pelabuhan Speedboat Penajam, Minggu (22/3/2026).
Langkah preventif ini diambil seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan jasa transportasi air untuk menyeberang menuju Balikpapan maupun sebaliknya.
Prioritas Keselamatan: Wajib Life Jacket dan Batas Kapasitas
Dalam patroli tersebut, personel Sat Polairud secara aktif melakukan pemeriksaan terhadap ketersediaan alat keselamatan. Kasat Polairud Polres PPU, AKP Abiyantoro, menegaskan bahwa motoris dan juragan kapal wajib mengutamakan keselamatan penumpang di atas segalanya.
Petugas memberikan imbauan tegas terkait dua poin utama:
- Penggunaan Jaket Pelampung: Seluruh penumpang dan kru wajib mengenakan life jacket selama perjalanan.
- Larangan Melebihi Kapasitas: Pengelola transportasi air dilarang keras mengangkut penumpang melebihi batas muatan (overload) guna mencegah risiko kecelakaan di perairan.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengimbau seluruh pengguna transportasi air mematuhi aturan dan menggunakan alat keselamatan yang tersedia,” ujar AKP Abiyantoro.
Kondisi Terkini: Aktivitas Kapal Kelotok Meningkat
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, aktivitas di Pelabuhan Speedboat Penajam terpantau masih dalam kondisi normal dengan jumlah penumpang yang stabil. Namun, di Pelabuhan Kelotok, terjadi peningkatan aktivitas yang signifikan.
Tingginya minat masyarakat menggunakan kapal kelotok dipicu oleh volume kendaraan roda dua yang cukup padat di masa libur Lebaran ini. Melalui pendekatan humanis dan patroli dialogis, polisi memastikan situasi di kedua pelabuhan tetap kondusif dan tertib.
Imbauan bagi Pemudik
Polres PPU berharap kehadiran personel di lapangan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya prosedur keselamatan pelayaran. Para pemudik juga diminta untuk bersabar dan tidak memaksakan diri naik ke armada yang sudah penuh.
“Kehadiran kami diharapkan memberikan rasa aman sekaligus pengingat bahwa setiap perjalanan di jalur perairan memiliki risiko yang harus dimitigasi dengan kedisiplinan,” tambah Abiyantoro. / Polda
BACA JUGA
