Pekerja Perusahaan Hilang di Hutan Kaltim Ketika Buka Jalur, Hari Ketiga Belum Ditemukan

Operasi pencarian terhadap Kanisius Sengkam (25), pekerja yang dilaporkan hilang saat membuka jalan di kawasan hutan Kampung Batu Rajang, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, memasuki hari ketiga, Rabu (11/2). (Foto: Basarnas)

BERAU, inibalikpapan.com – Operasi pencarian terhadap Kanisius Sengkam (25), pekerja yang dilaporkan hilang saat membuka jalan di kawasan hutan Kampung Batu Rajang, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, memasuki hari ketiga, Rabu (11/2).

Basarnas bersama Tim SAR Gabungan kembali menyisir area hutan dengan fokus di sekitar lokasi ditemukannya bekas bivak yang diduga dibuat korban sehari sebelumnya.

Operasi SAR H.3 diawali dengan briefing pukul 07.00 WITA, sebelum tim bergerak melakukan penyisiran pada pukul 07.15 WITA.

Area pencarian ditetapkan dalam radius 3 kilometer atau seluas sekitar 37 kilometer persegi dari lokasi kejadian perkara (LKP). Wilayah tersebut dibagi ke dalam beberapa sektor untuk mempersempit titik pencarian di medan hutan yang berat dan minim akses.

Kanisius Sengkam diketahui merupakan karyawan PT Aksa yang berdomisili di Camp PT Inhutani KM 29, Kampung Batu Rajang. Hingga hari ketiga pencarian, korban belum berhasil ditemukan.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan Rescue Car D-Max Basarnas, bulldozer milik PT Aksa, serta peralatan komunikasi dan medis.

Unsur yang terlibat meliputi Tim USS Berau, BPBD Berau, Polsek Segah, pihak perusahaan, serta keluarga korban.

Kendala utama di lapangan adalah akses menuju lokasi yang hanya dapat ditempuh menggunakan alat berat. Kondisi cuaca hujan yang mengguyur kawasan hutan juga menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.

Meski demikian, Tim SAR Gabungan memastikan pencarian tetap dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi. Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban diimbau segera melapor kepada petugas terdekat.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses