Pekerja PT Aksa Hilang di Hutan Rimba Segah Berau, Tim SAR Temukan Bivak dan Ceceran Korek Api

Tim SAR Gabungan tengah mempelajari lokasi untuk mencari korban
Tim SAR Gabungan tengah mempelajari lokasi untuk mencari korban

BERAU, Inibalikpapan.com – Upaya pencarian terhadap seorang pekerja yang hilang di tengah hutan belantara Kampung Batu Rajang, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, mulai menemui titik terang. Pada hari kedua operasi SAR, Selasa (10/2/2026), tim gabungan menemukan jejak keberadaan korban di tengah medan berat.

Korban bernama Kanisius Sengkam (25), karyawan PT Aksa, dilaporkan hilang saat tengah bertugas melakukan pembukaan jalan di kawasan hutan tersebut.

Jejak Bivak dan Korek Api Ditemukan

Memasuki pencarian hari kedua (H.2), Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, kepolisian, dan pihak perusahaan memperluas area penyisiran hingga radius 3 kilometer dengan total luas pencarian mencapai 37 kilometer persegi dari lokasi kejadian (LKP).

Sekitar pukul 13.00 WITA, tim menemukan tanda-tanda yang diduga kuat milik korban.

  • Temuan 1: Bekas bivak (tempat berlindung sementara) yang diduga dirakit oleh korban untuk bertahan hidup.
  • Temuan 2: Ceceran korek api yang diidentifikasi milik korban.

Meski jejak telah ditemukan, hingga pencarian dihentikan sementara pada pukul 19.00 WITA karena faktor cahaya dan keselamatan, keberadaan Kanisius belum juga membuahkan hasil.

Medan Ekstrem: Hanya Bisa Ditembus Alat Berat

Pencarian di kawasan hutan Batu Rajang ini menghadapi tantangan besar. Akses menuju lokasi pembukaan jalan sangat terbatas dan hanya bisa ditempuh menggunakan bantuan alat berat.

“Faktor penghambat utama adalah akses medan yang berat. Kami harus menggunakan dukungan bulldozer milik perusahaan untuk menyisir jalur darat. Selain itu, kondisi cuaca hujan ringan juga memengaruhi efektivitas pergerakan tim di lapangan,” tulis laporan dari tim SAR di lokasi.

Saat ini, Tim SAR Gabungan telah mendirikan posko di Camp PT Inhutani KM 29 untuk mengoordinasikan pergerakan selanjutnya.

Rencana Operasi Hari Ketiga

Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Rabu (11/2/2026) mulai pukul 07.00 WITA. Fokus pencarian akan diperdalam di sekitar titik penemuan bivak untuk melacak arah pergerakan korban lebih lanjut.

Dalam operasi ini, tim mengerahkan, 1 Unit Rescue Car D-Max Basarnas, bulldozer milik PT Aksa untuk pembukaan jalur evakuasi, dan peralatan medis dan komunikasi satelit.

Keluarga korban dan rekan kerja di Camp PT Inhutani terus berharap Kanisius dapat ditemukan dalam kondisi selamat, mengingat adanya tanda-tanda upaya bertahan hidup yang ditemukan tim di tengah hutan.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses