Pelajar SMA di Balikpapan Terjaring Razia, Diminta Baca Al-Qur’an sebagai Sanksi Edukatif
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Seorang pelajar SMA di Balikpapan mengalami kejadian tak terduga saat terjaring razia kendaraan oleh pihak kepolisian. Remaja ini kedapatan mengendarai sepeda motor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan tanpa pelat nomor kendaraan.
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, yang memimpin operasi tersebut, memutuskan untuk memberikan sanksi edukatif. Alih-alih ditilang, pelajar tersebut diminta membaca ayat suci Al-Qur’an.
“Ketika diminta membaca Al-Qur’an, ternyata bacaannya sangat fasih. Alhamdulillah, ini menunjukkan bahwa anak ini memiliki pemahaman agama yang baik,” ujar Kapolresta
Tak hanya memberikan sanksi edukatif, Kombes Pol Anton Firmanto juga menunjukkan dukungannya terhadap usaha pelajar tersebut dengan memborong dagangannya.
BACA JUGA :
“Kita melihat dia berusaha mencari rezeki, jadi sekalian kita bantu dengan membeli dagangannya,” tambahnya.
Tindakan humanis ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Pendekatan yang lebih edukatif dalam penegakan hukum dinilai efektif, terutama bagi pelajar yang masih dalam proses belajar aturan lalu lintas.
Meski demikian, Kapolresta mengingatkan bahwa setiap pengendara wajib memiliki SIM dan memastikan kendaraannya sesuai aturan demi keselamatan bersama. Pihak kepolisian juga terus mengimbau masyarakat, khususnya pelajar, untuk selalu tertib berlalu lintas.
BACA JUGA

