Pelindo Perketat Pengawasan Tiket Palsu di Tengah Lonjakan Pemudik di Pelabuhan Semayang Balikpapan
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Pelabuhan Semayang Balikpapan dipadati ribuan pemudik menjelang Idulfitri. Ambil contoh sekitar 3.400 calon penumpang sudah menunggu sejak malam untuk keberangkatan KM Dorolonda tujuan Surabaya yang dijadwalkan berlayar pukul 08.00 WITA, Sabtu (14/3).
Pantauan di pelabuhan, Sabtu dini hari, menunjukkan ruang tunggu dan halaman terminal sudah dipenuhi penumpang sejak pukul 21.00 WITA. Para pemudik datang lebih awal untuk memastikan tidak tertinggal kapal yang akan membawa mereka pulang ke kampung halaman.
Koper besar, tas perjalanan, hingga kardus oleh-oleh terlihat menumpuk di sekitar para penumpang yang duduk berkelompok sambil menunggu panggilan naik kapal.
Sebagian dari mereka bahkan sudah berada di pelabuhan sejak dini hari.
Siti Fatimah, salah satu penumpang tujuan Surabaya yang akan melanjutkan perjalanan mudik ke Sumenep, Madura, mengaku sudah menunggu sejak pukul dua pagi.
“Saya sudah mudik tiap tahun. Tapi baru kali ini ikut program Pelni. Dapat diskon 30 persen beli tiketnya. Di sini sudah nunggu sejak jam 02 pagi,” ujarnya.
Warga Gunung Sari Ilir itu berangkat bersama empat anggota keluarganya.
Di antara ribuan penumpang tersebut, terdapat sekitar 1.200 pemudik yang mengikuti program Mudik Nyaman Bersama BUMN.
Program ini memberangkatkan pemudik dari berbagai perusahaan dan instansi, di antaranya:
- PLN sebanyak 550 penumpang
- Telkomsel sekitar 200 penumpang
- serta peserta dari Askrindo, Pelni, dan Kementerian Perhubungan
Program mudik bersama ini menjadi salah satu solusi bagi masyarakat untuk pulang kampung dengan biaya lebih terjangkau.
Perketat Pengawasan
Sementara itu, untuk mengantisipasi kepadatan selama musim mudik, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) memperketat pengawasan di area Pelabuhan Semayang.
General Manager Pelindo Cabang Balikpapan, Suhadi Hamid, mengatakan pihaknya meningkatkan koordinasi dengan berbagai instansi keamanan untuk memastikan aktivitas di pelabuhan tetap tertib.
“Alhamdulillah kami mendapat dukungan dari Danlanal dan juga dari Polres Balikpapan untuk membantu pengamanan. Hal ini penting karena aktivitas di pelabuhan sangat padat, sementara personel keamanan yang tersedia juga terbatas,” ujarnya.
Pelindo juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap tiket kapal palsu yang kerap muncul saat musim mudik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kantor atau agen resmi. Jangan tergiur dengan tawaran dari pihak yang tidak jelas, karena bisa saja itu tiket palsu,” kata Suhadi.
Selain itu, pengaturan parkir kendaraan di sekitar terminal juga mulai diperketat untuk mengurangi kemacetan di area pelabuhan.
Kendaraan pengantar penumpang kini hanya diperbolehkan berhenti maksimal lima menit di depan terminal sebelum kembali keluar dari kawasan pelabuhan.
Ke depan, Pelindo juga menjajaki kerja sama dengan Lanal Balikpapan untuk memanfaatkan lahan milik TNI AL sebagai area parkir sementara kendaraan pengantar penumpang.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan di jalan menuju pelabuhan sekaligus membuat arus keberangkatan penumpang menjadi lebih tertib selama masa mudik Lebaran.***
BACA JUGA
